Budidaya Padi PM AAS Berpotensi Hasilkan 10 hingga 12 Ton

  • 17 Sep 2026 21:48 WIB
  •  Bovendigoel

RRI.CO.ID, Boven Digoel -Balai Penerapan Modernisasi Pertanian atau BRMP Papua Selatan menyebut budidaya padi dengan penerapan teknologi pertanian modern berpotensi menghasilkan produksi sekitar 10 hingga 12 ton, apabila dilakukan dengan pemeliharaan yang baik.

Kepala Tata Usaha BRMP Papua Selatan, Frans Palobo, mengatakan potensi tersebut telah dicoba pada sejumlah wilayah di Indonesia. Menurutnya, hasil produksi sangat dipengaruhi oleh pemeliharaan tanaman dan pemberian input yang cukup.

“Kami sudah pernah mencoba untuk 38 provinsi, menghasilkan sekitar 10 sampai 12 ton kalau memang pemeliharaannya baik,” kata Frans.

Ia menjelaskan, pemeliharaan menjadi salah satu faktor yang membedakan hasil produksi karena kebutuhan input dalam budidaya cukup besar. Hal tersebut berbeda dengan penggunaan pupuk yang takaran pemakaiannya dapat disesuaikan dengan kebutuhan tanaman.

“Memang pemeliharaan ini jauh beda dengan misalnya pupuk, bisa hanya digunakan 200 menjadi 400. Itu yang membedakannya karena memberikan input yang cukup banyak,” ujarnya, Selasa 15 September 2026.

Frans menambahkan, materi mengenai penerapan teknologi budidaya tersebut akan disampaikan lebih lanjut dalam kegiatan yang dilaksanakan BRMP Papua Selatan.

Ia berharap pengetahuan yang diberikan melalui kegiatan tersebut dapat membantu petani memahami penerapan teknologi pertanian modern, termasuk dalam pemeliharaan tanaman untuk meningkatkan hasil produksi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....