Sarabeka: Harapkan Pusat Promosi Bagi Pelaku UMKM Lokal Boven Digoel
- 30 Agt 2026 13:20 WIB
- Bovendigoel
RRI.CO.ID, Boven Digoel - RRI Boven Digoel kembali menggelar ajang tahunan RRI Fest 2026. Salah satu agenda utamanya adalah Dialog UMKM. Menghadirkan pelaku usaha lokal dengan tajuk Peran Umkm dalam Meningkatkan Ekonomi Masyarakat. Acara yang berlangsung pada Kamis, (27 Agustus 2026) tersebut menjadi wadah bagi para pelaku Umkm daerah untuk membagikan kisah, tantangan, serta pelestarian budaya lokal melalui produk usaha mereka.
Salah satu narasumber, Sarabeka Omba, merupakan pelaku UMKM asal Kabupaten Boven Digoel yang konsisten mengangkat kearifan lokal Papua. Ia memanfaatkan bahan dasar dari alam yakni kulit melinjo untuk membuat pakaian dan aksesori adat khas suku Wambon atau Mandobo.
“produk yang saya jalankan adalah busana asli kami orang asli boven digoel khususnya suku wambon atau mandobo yaitu cawat asli, kami punya rok adat bagi kaum perempuan, ada juga mahkota kepala saya padukan, saya tidak menghilangkan ciri khas suku wambon atau mandobo ada juga topi kepala , aja juga selendang bayi dari kulit melinjo, tusuk konde, dan aksesoris lainnya seperti anting dari kulit melinjo”ujar sarabeka, Sabtu, 29 Agustus 2026
Sarabeka juga mengungkapkan kekhawatirannya terhadap minat generasi muda yang dinilai mulai menyurut dalam melestarikan pakaian tradisional. Menurutnya, hal yang sudah dipelajari dari orang tua patut untuk dilestarikan. "Kami belajar dari orang tua dan ini patut dilestarikan," ujar Sarabeka dalam dialog UMKM RRI Boven Digoel.
dalam proses produksi Sarabeka mengaku tidak menemui kendala, karena seluruh bahan baku diperoleh langsung dari alam sekitar Boven Digoel. Kendala biasanya baru muncul apabila harus mengandalkan bahan baku dari luar daerah. Dan saat ini, pemasaran produk hasil kerajinannya masih dilakukan secara mandiri dari rumah serta memanfaatkan media sosial seperti Facebook dan WhatsApp. “jadi saya biasa promosikan lewat media social seperti Facebook dan WhatsAp dan biasanya yang membutuhkan atau membeli langsung saya antar atau mereka yang ambil sendiri di rumah”ucapnya
Diakhir Segmen dialog, Sarabeka berharap pemerintah daerah dapat menyediakan satu fasilitas atau bangunan khusus sebagai pusat promosi kerajinan dari lima suku besar di Boven Digoel. Adanya pusat promosi terpadu tersebut diharapkan dapat memudahkan pembeli sekaligus mengenalkan identitas budaya Boven Digoel ke tingkat yang lebih luas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....