Hotspot: Pantauan Sebaran Titik Panas di Wilayah Boven Digoel Hari Ini
- 18 Agt 2026 16:56 WIB
- Bovendigoel
RRI.CO.ID, Boven Digoel - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas III Tanah Merah melaporkan adanya deteksi sebaran titik panas (hotspot) di wilayah Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan. Pemantauan dilakukan dalam periode 24 jam, terhitung mulai dari 17 Agustus 2026 pukul 02.00 WIT hingga 18 Agustus 2026 pukul 01.00 WIT.
Berdasarkan data yang dirilis, terdeteksi sebanyak enam titik panas yang tersebar di dua kecamatan, yakni Distrik Fofi dan Distrik Jair. Seluruh titik terdeteksi dengan tingkat kepercayaan tinggi atau level 8 yang mengindikasikan anomali suhu panas signifikan dibandingkan dengan area di sekitarnya.
Prakirawan BMKG Tanah Merah, Eka Alfred Sagala, S.Tr, M.Han, menjelaskan bahwa deteksi dini ini dilakukan menggunakan sensor satelit polar resolusi tinggi, yakni VIIRS (Visible Infrared Imaging Radiometer Suite) dan MODIS (Moderate Resolution Imaging Spectroradiometer) yang dipasang pada satelit NOAA20, S-NPP, TERRA, dan AQUA.
Teknologi ini bekerja dengan mendeteksi anomali suhu panas permukaan bumi, yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Observasi dilakukan secara rutin pada siang dan malam hari untuk memaksimalkan cakupan deteksi.
Namun, BMKG mengingatkan bahwa deteksi hotspot di wilayah yang tertutup awan tebal atau blank zone tidak dapat dilakukan secara optimal. Berikut rincian sebaran titik panas yang terpantau yakni:
- Distrik Fofi
- Satu titik panas terdeteksi di koordinat 139.8268 BT dan -6.3365 LS, menggunakan satelit SNPP pada 17 Agustus 2026 pukul 11.02 WIB.
2. Distrik Jair
- Lima titik panas terdeteksi dengan rincian:
- Satu titik di koordinat 140.7873 BT dan -6.4485 LS (satelit SNPP, 17 Agustus 2026 pukul 11.02 WIB)
- Satu titik di koordinat 140.5859 BT dan -6.6403 LS (satelit NOAA20, 17 Agustus 2026 pukul 11.21 WIB)
- Satu titik di koordinat 140.4217 BT dan -6.6341 LS (satelit NOAA20, 17 Agustus 2026 pukul 11.21 WIB)
- Dua titik di koordinat 140.7879 BT dan -6.4525 LS serta 140.7874 BT dan -6.4490 LS (satelit NOAA20, 17 Agustus 2026 pukul 11.21 WIB).
Seluruh titik panas terdeteksi dengan radius 321 meter dan dikategorikan sebagai tipe Pixel. Kondisi cuaca di Kabupaten Boven Digoel yang tengah memasuki musim kemarau turut meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan.
Masyarakat dan instansi pemerintah yang berwenang di wilayah Boven Digoel diimbau untuk selalu waspada dan siaga mengantisipasi dampak kerugian dari sebaran hotspot yang terpantau. Selain itu, masyarakat juga diminta untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar mengingat kondisi vegetasi yang kering pada musim kemarau dapat mempercepat penyebaran api.
BMKG juga mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila melihat adanya titik api atau kebakaran. Informasi lebih lanjut mengenai hotspot dan kondisi cuaca dapat diakses melalui kanal resmi BMKG setempat. Informasi titik panas ini diperbarui setiap hari sebagai bentuk peringatan dini kepada masyarakat dan instansi terkait.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....