PLBN Yatetkun Jadi Penggerak Pembangunan dan Kesejahteraan Perbatasan
- 17 Agt 2026 21:19 WIB
- Bovendigoel
RRI.CO.ID, Boven Digoel – Staf Ahli Menteri Pertahanan Bidang Politik, Mayjen TNI Dr. Helda Risman, M.Han mengajak Pemerintah Kabupaten Boven Digoel bersama masyarakat untuk berkolaborasi dalam memperkuat keberadaan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Yatetkun di kawasan perbatasan Republik Indonesia dan Papua Nugini (PNG).
Ajakan tersebut disampaikan Mayjen TNI Helda Risman saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Boven Digoel, khususnya di kawasan PLBN Yatetkun. Dalam kunjungan tersebut, dirinya juga mendengar langsung berbagai aspirasi yang disampaikan Pemerintah Distrik Ninati dan masyarakat yang berada di wilayah perbatasan.
Menurut Helda, keberadaan PLBN Yatetkun memiliki posisi strategis karena tidak hanya berfungsi sebagai pintu lintas batas antarnegara, tetapi juga dapat menjadi salah satu penggerak pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan.
“Karena itu, masyarakat Boven Digoel perlu bersama-sama dengan pemerintah, baik pemerintah pusat maupun daerah, untuk memperkuat kawasan perbatasan, khususnya PLBN Yatetkun,” ujar Mayjen Helda Risman,Minggu 16 Agustus 2026.
Ia menilai, apabila dikelola dan dikembangkan secara optimal, keberadaan PLBN Yatetkun dapat memberikan dampak positif terhadap berbagai sektor kehidupan masyarakat.
Selain mendorong pertumbuhan ekonomi, kawasan perbatasan juga dinilai memiliki peluang untuk mengembangkan sektor budaya dan pendidikan, sekaligus membuka kesempatan bagi terciptanya lapangan pekerjaan bagi masyarakat setempat.
Helda menegaskan, pembangunan kawasan perbatasan tidak dapat hanya menjadi tanggung jawab pemerintah pusat maupun daerah. Dibutuhkan keterlibatan masyarakat agar berbagai potensi yang ada di wilayah perbatasan dapat dikembangkan secara maksimal.
“Kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat sangat penting. Dengan kerja sama yang baik, keberadaan PLBN Yatetkun dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat di kawasan perbatasan,” katanya.
Sementara itu, aspirasi masyarakat Distrik Ninati yang disampaikan dalam kunjungan tersebut menjadi salah satu bahan penting bagi pemerintah dalam melihat berbagai kebutuhan masyarakat yang tinggal di kawasan perbatasan RI-PNG.
Menurutnya, pembangunan perbatasan harus dilakukan dengan pendekatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, sehingga keberadaan PLBN tidak hanya menjadi simbol kedaulatan negara, tetapi juga mampu menjadi pusat pertumbuhan baru bagi masyarakat Boven Digoel.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....