Tiga Catatan Penting BNPP Perkuat Pembangunan Kawasan Perbatasan
- 17 Agt 2026 21:09 WIB
- Bovendigoel
RRI.CO.ID, Boven Digoel – Memasuki pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029, program pembangunan yang dilaksanakan secara kolaboratif antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat diharapkan mampu mempercepat pencapaian Asta Cita Presiden Prabowo Subianto menuju Indonesia Emas 2045.
Hal tersebut disampaikan Staf Ahli Menteri Pertahanan Bidang Politik, Mayjen TNI Dr. Helda Risman, M.Han, saat membacakan sambutan Menteri Dalam Negeri yang juga selaku Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di PLBN Yatetkun, Kabupaten Boven Digoel.
Dalam sambutan tersebut, terdapat tiga catatan penting yang perlu menjadi perhatian dalam memperkuat pembangunan kawasan perbatasan.
Pertama, kata Mayjen Helda, berkaitan dengan penguatan ekonomi kawasan perbatasan. Hilirisasi dinilai menjadi salah satu strategi penting untuk menciptakan rantai pasok baru yang lebih efektif, baik di dalam negeri maupun hingga ke kawasan perbatasan.
Menurutnya, potensi ekonomi yang dimiliki wilayah perbatasan perlu terus dikembangkan sehingga masyarakat tidak hanya menjadi penonton dalam proses pembangunan, tetapi dapat memperoleh manfaat secara langsung dari berbagai potensi yang tersedia.
“Kedua, PLBN perlu terus ditingkatkan melalui penerapan standar manajemen mutu dalam mengawasi dan memberikan pelayanan kepada para pelintas batas,” ujar Mayjen Helda Risman,Senin 17 Agustus 2026
Ia menilai keberadaan PLBN memiliki peran strategis, bukan hanya sebagai pintu keluar-masuk antarnegara, tetapi juga sebagai bagian penting dalam mendukung aktivitas ekonomi, pelayanan masyarakat, serta menjaga kedaulatan negara di wilayah perbatasan.
Sementara itu, catatan ketiga berkaitan dengan persatuan dan kesatuan masyarakat perbatasan. Seluruh lapisan masyarakat di wilayah perbatasan diharapkan terus menjaga kebersamaan dan kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.
“Seluruh lapisan masyarakat perbatasan harus tetap menjaga persatuan dan kesatuan dengan mencintai Indonesia dengan segenap hati,” tegasnya.
Mayjen Helda menambahkan, semangat nasionalisme tersebut perlu terus dipelihara sebagai modal utama dalam mendukung pembangunan kawasan perbatasan sekaligus memperkuat keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....