Pantauan Sebaran Titik Panas Harian di Wilayah Boven Digoel

  • 12 Agt 2026 12:15 WIB
  •  Bovendigoel

RRI.CO.ID, Boven Digoel - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Kelas III Tanah Merah mendeteksi adanya sembilan titik panas atau Hotspot di wilayah Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan. Pemantauan ini dilakukan pada periode Selasa, 11 Agustus 2026 pukul 02.00 WIT hingga Rabu, 12 Agustus 2026 pukul 01.00 WIT.

Kesembilan titik panas tersebut terdeteksi dengan tingkat kepercayaan tinggi atau kategori 8 dan seluruhnya berada di wilayah Kecamatan Jair. Berdasarkan data yang dirilis, titik-titik panas ini terpantau oleh tiga satelit berbeda, yaitu AQUA, S-NPP, dan NOAA20.

Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Tanah Merah, Melan Rivaldo Ayomi, S.Tr, membagikan informasi ke RRI Boven Digoel pagi ini, dimana Ia menyampaikan bahwa deteksi titik panas dilakukan menggunakan sensor VIIRS dan MODIS pada satelit polar. Satelit ini bekerja dengan mendeteksi anomali suhu panas di suatu area dibandingkan dengan suhu di sekitarnya. Observasi dilakukan pada siang dan malam hari untuk masing-masing satelit, namun perlu diingat bahwa pada daerah yang tertutup awan atau blank zone, hotspot tidak dapat terdeteksi.

"Masyarakat dan Instansi Pemerintah berwenang dihimbau untuk selalu waspada dan siaga mengantisipasi dampak kerugian dari sebaran Hotspot yang terpantau," ungkap Melan dalam keterangan resminya.

BMKG juga mengingatkan agar masyarakat turut memperhatikan update informasi titik panas dari BMKG setempat. Hal ini sejalan dengan kondisi puncak musim kemarau yang diprediksi terjadi pada Agustus 2026, sehingga potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) meningkat akibat kondisi vegetasi yang kering. Masyarakat diimbau untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar dan segera melaporkan jika melihat adanya api atau kebakaran.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....