Hotspot: Pemantauan Titik Panas di Wilayah Kabupeten Boven Digoel
- 06 Agt 2026 11:08 WIB
- Bovendigoel
RRI.CO.ID, Boven Digoel - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Kelas III Tanah Merah terus melakukan pemantauan intensif terhadap titik panas (hotspot) di wilayah Kabupaten Boven Digoel. Pemantauan ini berlaku untuk periode 5 hingga 6 Agustus 2026 menunjukkan adanya sebaran titik panas yang terdeteksi melalui satelit polar.
Deteksi Hotspot dilakukan menggunakan sensor VIIRS dan MODIS pada satelit polar (NOAA20, S-NPP, TERRA, dan AQUA) untuk memberikan gambaran lokasi wilayah yang mengalami kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Satelit ini bekerja dengan mendeteksi anomali suhu panas di suatu area dibandingkan dengan suhu di sekitarnya.
Observasi dilakukan pada siang dan malam hari untuk masing-masing satelit. BMKG mengingatkan bahwa pada daerah yang tertutup awan atau blank zone, hotspot di wilayah tersebut tidak dapat terdeteksi. Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Tanah Merah, Rizki Syahputra, S.Tr.Met, menyampaikan bahwa informasi titik panas ini diperbarui setiap hari sebagai bentuk peringatan dini .
“Dari BMKG Stasiun Meteorologi Kelas III Tanah Merah, setiap hari kami mengeluarkan informasi titik panas yang terjadi pada hari sebelumnya, lengkap dengan tingkat kepercayaannya,” ujar Rizki dalam keterangannya.
BMKG mengimbau masyarakat dan instansi pemerintah berwenang untuk selalu waspada dan siaga mengantisipasi dampak kerugian dari sebaran titik panas yang terpantau. Masyarakat juga diminta untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, mengingat kondisi vegetasi yang kering pada musim kemarau dapat mempercepat penyebaran api.
“Ketika udara dan tanah menjadi kering, sedikit saja ada pemicu kebakaran, api bisa cepat menyebar ke mana-mana,” tambah Rizki.
BMKG juga mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan titik api atau kebakaran. Informasi lebih lanjut mengenai hotspot dan kondisi cuaca dapat diakses melalui kanal resmi BMKG setempat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....