BMKG Minta Warga Tidak Membuka Lahan dengan Cara Membakar

  • 04 Agt 2026 20:16 WIB
  •  Bovendigoel

RRI.CO.ID, Boven Digoel — Memasuki musim kemarau, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat Kabupaten Boven Digoel untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar. Imbauan ini disampaikan sebagai langkah antisipasi agar kebakaran hutan dan lahan tidak meluas.

Prakirawan Cuaca BMKG Tanah Merah, Rizky Syahputra, S.Tr.Met. menjelaskan bahwa kondisi vegetasi yang mengering akibat rendahnya curah hujan membuat potensi kebakaran semakin tinggi. Api yang muncul, bahkan dari sumber kecil sekalipun, dapat dengan cepat menjalar ke area yang lebih luas.

“Pada musim kemarau, sedikit saja ada sumber api, maka kebakaran dapat dengan mudah meluas. Karena itu, kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan,” kata Rizky pada Kamis, 30 Juli 2026.

Menurutnya, pencegahan merupakan langkah paling efektif dalam menghadapi risiko kebakaran dibandingkan penanganan saat api sudah terlanjur membesar. Selain lebih sulit dikendalikan, kebakaran dalam skala luas juga dapat berdampak pada lingkungan, kesehatan, hingga aktivitas masyarakat.

Ia juga menegaskan bahwa peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan dalam menjaga lingkungan, terutama di tengah kondisi cuaca yang cenderung kering. Kesadaran bersama untuk tidak membakar lahan menjadi kunci utama dalam mencegah terjadinya kebakaran.

BMKG berharap seluruh elemen masyarakat dapat lebih bijak dalam mengelola lahan dan menghindari aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran. Dengan langkah sederhana namun konsisten, risiko kebakaran hutan dan lahan dapat ditekan, sehingga lingkungan tetap terjaga dan aman bagi semua.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....