Angin Muson Australia Jadi Pemicu Rendahnya Curah Hujan di Boven Digoel

  • 03 Agt 2026 17:55 WIB
  •  Bovendigoel

RRI.CO.ID, Boven Digoel - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Tanah Merah menjelaskan rendahnya curah hujan yang terjadi di Kabupaten Boven Digoel dipengaruhi oleh pergerakan angin muson Australia yang membawa massa udara kering ke wilayah Indonesia bagian selatan dan timur.

Prakirawan Cuaca Stasiun Meteorologi Tanah Merah, Rizki Syahputra, S.Tr.Met, saat menjadi narasumber pada Dialog Kentongan RRI Boven Digoel, Kamis 30 Juli 2026, mengatakan Boven Digoel berada pada wilayah yang dipengaruhi pola angin muson. Saat angin bertiup dari Australia, kandungan uap air menjadi lebih sedikit sehingga hujan ikut berkurang.

"Ketika angin muson Australia membawa udara kering, curah hujan menjadi rendah. Sebaliknya, saat angin muson Asia datang membawa banyak uap air, curah hujan akan meningkat," ucap Rizki.

Selain dipengaruhi angin muson, kondisi cuaca juga dipengaruhi fenomena iklim global seperti El Nino dan La Nina yang dapat memperkuat maupun melemahkan pembentukan hujan.

BMKG mengingatkan masyarakat agar memahami bahwa perubahan cuaca merupakan proses alam yang dipengaruhi banyak faktor, sehingga informasi resmi dari BMKG perlu dijadikan acuan dalam beraktivitas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....