BPS Boven Digoel Ajak Semua Elemen Masyarakat Dukung Sensus Ekonomi 2026
- 22 Jul 2026 09:13 WIB
- Bovendigoel
RRI.CO.ID, Boven Digoel – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Boven Digoel mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah kampung, kepala distrik, tokoh agama hingga tokoh masyarakat, untuk bersama-sama mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026. Ajakan ini disampaikan menyusul masih tingginya penolakan dari sebagian responden yang menjadi kendala dalam proses pendataan di lapangan.
Kepala BPS Kabupaten Boven Digoel, Novita Damayanti, mengakui bahwa penolakan responden menjadi tantangan terbesar yang dihadapi para petugas sensus selama melakukan pendataan dari rumah ke rumah.
"Kendalanya banyak sekali sebenarnya di lapangannya, terutama penolakan dari para responden," ujar Novita.rabu 15 Juli 2026.
Menurutnya, keberhasilan Sensus Ekonomi 2026 tidak hanya bergantung pada petugas BPS, tetapi juga membutuhkan dukungan seluruh pihak yang memiliki pengaruh di tengah masyarakat.
"Ini sebenarnya yang penting sekali. Saya ingin melibatkan seluruh pihak yang terkait, dari pemerintah kampung, bapak kampung, bapak distrik, sampai dengan pemuka agama. Kalau perlu kita juga melibatkan para pemuka masyarakat, mungkin ketua-ketua ikatan masyarakat yang ada di seluruh Kabupaten Boven Digoel, tolong dihimbau masyarakat-masyarakatnya," katanya.
Novita menjelaskan, Sensus Ekonomi 2026 merupakan kegiatan nasional yang memiliki peran strategis karena tidak hanya menghasilkan data ekonomi, tetapi juga menjadi dasar dalam pembaruan berbagai data kependudukan dan kesejahteraan masyarakat.
"Karena kegiatan Sensus Ekonomi ini merupakan kegiatan utama dan pertama, di mana kita juga akan meng-updating data kemiskinan, sampai dengan kita akan membantu Kemendagri dalam memintakan kartu keluarga yang dimiliki oleh setiap penduduk yang ber-KTP di Indonesia," jelasnya.
Ia menegaskan, tujuan utama pendataan adalah memastikan seluruh masyarakat di Kabupaten Boven Digoel tercatat dalam basis data nasional tanpa ada yang terlewat.
"Artinya jangan sampai satu orang di Kabupaten Boven Digoel itu tidak terdata," tegas Novita.
Melalui dukungan pemerintah daerah, aparat kampung, tokoh agama, dan tokoh masyarakat, BPS berharap masyarakat dapat menerima petugas sensus dengan baik serta memberikan informasi yang benar agar data yang dihasilkan akurat dan bermanfaat sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan di masa mendatang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....