Perputaran Ekonomi di Boven Digoel Dinilai Belum Optimal, Pemkab Tanggapi Keluhan
- 08 Jul 2026 10:25 WIB
- Bovendigoel
RRI.CO.ID,Boven Digoel – Keluhan masyarakat terkait lambatnya perputaran ekonomi di Kabupaten Boven Digoel kembali mencuat. Sejumlah warga menilai aktivitas ekonomi di kampung-kampung belum berjalan optimal sehingga berdampak pada daya beli masyarakat yang masih lemah.
Menanggapi hal tersebut, Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Boven Digoel, Fabianus Sinfahagi menegaskan bahwa dinamika ekonomi daerah tidak terlepas dari peran aktif masyarakat itu sendiri dalam menggerakkan kegiatan ekonomi di tingkat kampung.
Ia menjelaskan bahwa pemerintah daerah selama ini terus mendorong setiap organisasi perangkat daerah (OPD) untuk mempercepat pelaksanaan program yang menyentuh langsung masyarakat. Jika terdapat kegiatan yang berorientasi pada kepentingan warga, maka OPD diminta segera menindaklanjutinya di lapangan tanpa penundaan.
“Setiap program yang menyentuh masyarakat sudah kami instruksikan agar segera dilaksanakan di kampung. Tidak perlu ditunda-tunda karena itu akan berdampak langsung pada perputaran ekonomi masyarakat,” ujar Fabianus, Senin 6 Juli 2026.
Fabianus juga menambahkan bahwa salah satu faktor yang turut memengaruhi lambatnya aktivitas ekonomi daerah adalah kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan secara nasional. Kebijakan tersebut berdampak pada penyesuaian sejumlah program dan kegiatan pembangunan di daerah, termasuk di Boven Digoel.
Meski demikian, pemerintah daerah tetap berupaya menjaga agar program prioritas yang bersentuhan langsung dengan masyarakat tetap berjalan, terutama di sektor pelayanan dasar dan pemberdayaan ekonomi kampung.
Ia berharap adanya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat agar perputaran ekonomi di tingkat kampung dapat kembali bergerak lebih baik, meskipun di tengah keterbatasan anggaran yang ada.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....