Sekda Boven Digoel Ajak Masyarakat Dukung Investasi Buka Lapangan Kerja

  • 01 Jul 2026 02:23 WIB
  •  Bovendigoel

RRI.CO.ID, Boven Digoel – Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Boven Digoel, Fabianus Sabi Sinfahagi, mengajak masyarakat untuk lebih terbuka terhadap investasi yang masuk ke daerah. Menurutnya, kehadiran investor dapat menjadi salah satu solusi dalam mengatasi minimnya lapangan pekerjaan yang selama ini dikeluhkan masyarakat.

Fabianus mengatakan, Pemerintah Kabupaten Boven Digoel selama ini telah berupaya menekan angka pengangguran melalui berbagai program pelatihan keterampilan kerja. Namun, upaya tersebut perlu didukung dengan terbukanya peluang usaha dan investasi yang mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar.

“Selain meningkatkan keterampilan masyarakat, kita juga harus memberi ruang bagi investor yang ingin menanamkan modal di Boven Digoel. Kehadiran investasi akan memanfaatkan potensi daerah dan menciptakan sumber ekonomi baru,” ujarnya, Kamis 18 Juni 2026, di Mapolres Boven Digoel.

Pernyataan tersebut disampaikan, saat menghadiri kegiatan Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat yang digelar oleh Polres Boven Digoel. Menurut Fabianus, salah satu tantangan yang sering dihadapi adalah masih adanya penolakan terhadap investor, yang ingin beroperasi di daerah.

Bentuk penolakan itu antara lain berupa pemalangan lahan, yang menghambat proses investasi. Ia menilai kondisi tersebut perlu menjadi perhatian bersama, mengingat investasi berpotensi membuka banyak lapangan kerja bagi masyarakat lokal.

Fabianus menjelaskan, Kabupaten Boven Digoel memiliki sumber daya alam yang luas dan berpotensi dikembangkan menjadi sektor ekonomi produktif. Jika potensi tersebut tidak dimanfaatkan secara optimal, maka peluang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat juga akan semakin terbatas.

“Kalau semua pencari kerja hanya berharap menjadi pegawai pemerintah, tentu pemerintah tidak mampu menampung semuanya karena keterbatasan anggaran yang dimiliki,” katanya.

Karena itu, ia berharap masyarakat dapat mendukung investasi yang masuk dengan tetap mengedepankan aturan dan kepentingan bersama. Terkait kekhawatiran terhadap dampak lingkungan, Fabianus menegaskan bahwa setiap perusahaan yang akan beroperasi wajib melalui proses kajian dan analisis dampak lingkungan sesuai ketentuan yang berlaku.

Menurutnya, perusahaan tidak akan mendapatkan izin beroperasi apabila tidak memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan pemerintah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....