Tim Peduli Kemanusiaan Manggelum Serahkan Donasi Kepada Warga Pengungsi
- 12 Jun 2026 08:19 WIB
- Bovendigoel
RRI.CO.ID, Boven Digoel - Pasca insiden masuknya KKB dan pembakaran gedung sekolah, barak medis dan dua unit rumah warga di wilayah Distrik Manggelum, kabupaten Boven, banyak masyarakat Manggelum tinggalkan tempat mereka mencari perlindungan diri. Menyikapi hal ini anak - anak Manggelum langsung membentuk tim peduli kemanusiaan membantu kepala Distrik Manggelum. Dari hasil donasi yang diterima tim peduli kemanusiaan Manggelum terkumpul sembako dan langsung di salurkan ke warga Manggelum yang mengungsi di Kota Boven Digoel.
Koordinator tim peduli Manggelum, Matius Mawekim menjelaskan donasi yang diterima timnya tersebut kini sudah diserahkan kepada warga terdampak, dan juga diserahkan kepada panitia dapur umum untuk digunakan bagi kebutuhan bersama masyarakat.
"Kami dari tim peduli kemanusiaan ini di bentuk sebagai wujud kepedulian kami terhadap orang tua kami yang datang dari kampung untuk mencari keamanan, maka dari itu sebagai anak kami hadir untuk membantu dan mendukung Kepala Distrik sehingga masyarakat yang mengungsi tidak merasa di telantarkan di kota kabupaten ini. Bantuan yang kami terima sudah kami serahkan, terimakasih kepada seluruh masyarakat, pemerintah TNI/Polri yang sudah membantu saudara kami dari Manggelum,"tutur Mawekim, Selasa 9 Juni 2026.

Kepala Distrik Manggelum Ruben Anggainggom menyampaikan saat ini jumlah pengungsi yang ada di kota Tanah Merah kabupaten Boven Digoel berjumlah kurang lebih 280 jiwa, 99 jiwa berada di gedung gereja reformasi MK Dros kampung Sokanggo Distrik Mandobo, sisanya berada di rumah keluarga.
"Untuk saat ini Warga pengungsi datangnya dari 6 kampung yang ada di wilayah Distrik Manggelum, Distrik terdekat dengan tempat kejadian seperti, kampung Manggelum, Mangga Tiga, dan Kewam sudah duluan mereka tiba sementara untuk tiga kampung lainnya mereka mengungsi ke tempat - tempat terdekat serta ke Tanah Merah," tutur Kepala Distrik.

Insiden pembakaran bangunan sekolah, barak medis, dan rumah warga, oleh KKB, disayangkan pemuda, hal ini mencederai perkembangan pengembangan Sumberdaya Manusia Manggelum dan Kesehatan masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....