Dinkes Boven Digoel Ajak Masyarakat Aktif Cegah Stunting sejak Dini
- 19 Mei 2026 20:56 WIB
- Bovendigoel
RRI.CO.ID, Boven Digoel - Dinas Kesehatan Kabupaten Boven Digoel, mengajak masyarakat lebih aktif mencegah stunting sejak dini. Ajakan tersebut disampaikan Kepala Seksi Promosi Kesehatan Dinas Kesehatan Boven Digoel, Phiterson Wanggai dalam kegiatan bimbingan teknis dan pelatihan keamanan pangan tahun 2026 yang dilaksanakan Loka POM Merauke.
Dalam pemaparannya, Phiterson menjelaskan bahwa periode 1.000 hari pertama kehidupan, menjadi masa yang sangat penting dalam mencegah stunting. Jika kebutuhan gizi anak tidak terpenuhi pada masa tersebut, maka dampaknya dapat berlangsung seumur hidup.
Ia menegaskan, ibu hamil harus rutin melakukan pemeriksaan kesehatan di posyandu maupun puskesmas. Pemeriksaan tersebut penting untuk memastikan kondisi ibu dan janin tetap sehat selama kehamilan.
Menurutnya, masih banyak ibu hamil yang datang memeriksakan diri hanya saat menjelang persalinan. Kondisi tersebut membuat berbagai risiko kesehatan tidak terdeteksi sejak awal.
“Kita harus terus mengingatkan mama-mama supaya rajin datang ke posyandu karena itu penting untuk kesehatan ibu dan bayi,” katanya, Selasa 19 Mei 2026.
Selain pemeriksaan kesehatan, Phiterson juga mengingatkan pentingnya pemberian makanan bergizi seimbang kepada anak-anak. Pola makan yang tepat dinilai berpengaruh besar terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak.
Ia menyebut stunting bukan hanya berdampak pada individu, tetapi juga mempengaruhi masa depan bangsa. Anak yang mengalami stunting disebut kehilangan potensi fisik, intelektual, dan ekonomi dalam jangka panjang.
Melalui kegiatan pelatihan tersebut, peserta diharapkan mampu menjadi penyambung informasi kesehatan di tengah masyarakat. Upaya pencegahan stunting dinilai harus dilakukan bersama agar generasi Papua tumbuh sehat dan berkualitas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....