Bank Sampah Mawan Jaya Siap Kirim Sampah Botol Plastik Tahap Kedua

  • 18 Mei 2026 12:46 WIB
  •  Bovendigoel

RRI.CO.ID, BOVEN DIGOEL–Bank Sampah Mawan Jaya Kabupaten Boven Digoel menyatakan kesiapan untuk melakukan pengiriman sampah botol plastik tahap kedua pada akhir Mei atau awal Juni 2026.

Ketua Bank Sampah Mawan Jaya, Nikolaus Kumandan, mengatakan pengiriman tersebut merupakan lanjutan dari program pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang selama ini dijalankan di Distrik Tanah Merah. Pernyataan itu disampaikan pada Senin, 18 Mei 2026.

Menurut Nikolaus, seluruh botol plastik yang akan dikirim saat ini sudah melalui proses pemilahan, pembersihan, dan penimbangan. Total sampah botol plastik yang siap dikirim mencapai sekitar 150 pres.

“Saat ini kami tinggal menunggu konfirmasi dari Dinas Lingkungan Hidup. Kami berharap pengiriman tahap kedua ini bisa dilakukan pada akhir Mei. Jumlah sampah yang dikirim kali ini juga meningkat dibanding pengiriman pertama,” ujar Nikolaus

Ia menjelaskan, sampah botol plastik tersebut nantinya akan dikirim ke Surabaya untuk didaur ulang. Program bank sampah ini dinilai tidak hanya membantu mengurangi volume sampah di lingkungan masyarakat, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi warga.

“Warga yang menabung sampah bisa mendapatkan hasil dalam bentuk uang. Antusias masyarakat juga semakin tinggi. Banyak ibu-ibu dan anak muda yang rutin menyetor botol setiap minggu, bahkan ada yang setiap hari,” ujarnya.

Nikolaus mengakui, kapasitas tempat penampungan sampah saat ini sudah penuh, sementara sebagian sampah lainnya masih dalam proses pemilahan. Karena itu, Bank Sampah Mawan Jaya sementara membatasi pengambilan sampah dari masyarakat menjadi satu kali dalam seminggu.

“Kebijakan ini dilakukan agar sampah yang belum dipilah bisa segera diselesaikan dan tidak menumpuk di tempat penampungan,” katanya.

Ia berharap pemerintah daerah terus memberikan dukungan terhadap pengelolaan persampahan di Boven Digoel. Selain itu, masyarakat juga diminta ikut menjaga kebersihan lingkungan, baik di lingkungan keluarga, tempat tinggal, maupun fasilitas umum, dengan tidak membuang sampah sembarangan.

Menurutnya, kesadaran menjaga lingkungan sangat penting untuk mencegah berbagai dampak negatif, seperti banjir dan pencemaran lingkungan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....