Petani Lumut di Boven Digoel Manfaatkan Alam Jadi Peluang Umpan Ikan

  • 10 Apr 2026 11:28 WIB
  •  Bovendigoel

RRI.CO.ID, Boven Digoel - Pemanfaatan sumber daya alam terus menjadi peluang ekonomi bagi masyarakat daerah. Hal ini dilakukan Yohana Yoke Tingge (34), petani lumut asal Kampung Mawan yang mengembangkan usaha lumut sebagai umpan ikan.

Di tengah meningkatnya hobi memancing, Yohana memanfaatkan lumut alam yang dijual seharga Rp10 ribu per ikat. Permintaan biasanya ramai pada hari Minggu. Bahkan sebelum berangkat ke gereja, ia sudah lebih dulu turun ke kolam untuk mengambil pesanan agar pembeli bisa langsung mengambilnya.

“Kalau ramai, keuntungan bisa sampai Rp200 ribu, tapi kalau sedikit sekitar Rp100 ribu. Uangnya biasa untuk beli bumbu, sayur, dan lauk,” ujarnya Jumat.

Usaha yang dimulai sejak 2025 ini berlokasi di Jalan Trans Papua arah Kodim, Kampung Mawan RT 3. Lumut yang dijual memiliki tekstur halus dan segar, bahkan diminati hingga luar daerah seperti Merauke.

Yohana menjelaskan, pemesan biasanya melakukan pesanan sehari sebelumnya. Ia kemudian mengambil lumut satu hingga dua jam sebelum diambil. Jika pesanan tidak diambil, lumut dikembalikan ke kolam karena tetap hidup.

Menurut para pemancing, lumut yang berada di dasar lumpur lebih disukai ikan karena lebih cepat dimakan dibanding lumut di permukaan air.

Ke depan, Yohana berharap dapat membuat kolam budidaya di dekat rumah agar lebih mudah dijangkau. Dengan begitu, tidak perlu turun ke lumpur, cukup datang dan mengambil pesanan dengan lebih praktis.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....