Boven Digoel Dipastikan Kembali Memperoleh Program Gerakan Pangan Murah
- 02 Mar 2026 12:29 WIB
- Bovendigoel
RRI.co.id, Boven Digoel—Pemerintah melalui Kementerian terkait merencanakan penyaluran bantuan pangan bagi masyarakat Kabupaten Boven Digoel dalam waktu dua minggu ke depan. Program ini menjadi bagian dari strategi nasional dalam pengendalian inflasi dan penguatan ketahanan pangan di daerah, khususnya di wilayah perbatasan.
Direktur Distribusi dan Cadangan Pangan RI, Dr. Rachmi Widiriani, SP, MSi, menjelaskan bahwa bantuan yang akan disalurkan berupa beras dan minyak goreng untuk dua bulan sekaligus. Kebijakan penyaluran dua bulan dalam satu tahap ini dimaksudkan agar masyarakat dapat lebih tenang dalam memenuhi kebutuhan pokoknya, sekaligus meringankan beban pengeluaran rumah tangga.
Menurutnya, program tersebut tidak hanya sekadar bantuan sosial, tetapi juga merupakan stimulus ekonomi. Pemerintah ingin memastikan ketersediaan pangan tetap terjaga dan harga bahan pokok tetap stabil di tengah dinamika pasar. Terlebih, Kabupaten Boven Digoel merupakan daerah yang memiliki tantangan distribusi karena faktor geografis.
“Penyaluran ini menjadi bagian dari langkah pemerintah menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan. Kami berharap masyarakat dapat merasakan langsung manfaatnya,” ujar Dr Rachmi,Senin 2 Maret 2026
Pelaksanaan distribusi bantuan akan dilakukan oleh Perum Bulog sebagai lembaga yang memiliki kewenangan dalam pengelolaan cadangan dan distribusi pangan pemerintah. Saat ini, tim Bulog tengah mempersiapkan segala kebutuhan teknis, mulai dari ketersediaan stok hingga mekanisme penyaluran di lapangan.
Selain bantuan pangan, Gerakan Pangan Murah juga direncanakan kembali digelar di Boven Digoel. Program ini memungkinkan masyarakat membeli bahan pangan dengan harga yang telah disesuaikan dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. Dengan demikian, masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dibanding harga pasar.
“Pasalnya Gerakan Pangan Murah sendiri merupakan salah satu instrumen pemerintah dalam mengintervensi pasar ketika terjadi kenaikan harga,”kata Dr Rachmi
Melalui operasi pasar terjadwal dan kerja sama dengan pemerintah daerah, program ini diharapkan mampu menekan laju inflasi sekaligus menjaga stabilitas ekonomi lokal.Pemerintah pusat akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Boven Digoel guna memastikan pelaksanaan program berjalan tepat sasaran.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....