Bersih Lingkungan DiBoven Digoel Jadwalkan Rutin, Libatkan Pemangku Dan Sekolah

  • 02 Mar 2026 12:19 WIB
  •  Bovendigoel

RRI.CO.ID,Boven Digoel – Pemerintah Kabupaten Boven Digoel mulai menjalankan program bersih lingkungan sebagai tindak lanjut atas instruksi Presiden Republik Indonesia dan surat edaran Kementerian Lingkungan Hidup. Kegiatan tersebut akan dijadwalkan secara rutin dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan, termasuk sekolah-sekolah.

Bupati Boven Digoel, Rony Omba, menegaskan bahwa menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama, tidak hanya Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tetapi juga seluruh elemen masyarakat.

“Kebersihan harus dimulai dari diri sendiri, keluarga, hingga lingkungan sekitar. Ini bukan hanya tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab kita semua,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan bersih lingkungan telah dua kali dilaksanakan. Namun, pelibatan peserta dinilai belum maksimal. Hasil pelaksanaan tersebut telah dievaluasi dan akan ditindaklanjuti dengan penyusunan jadwal rutin yang melibatkan lebih banyak pihak, termasuk pemangku kepentingan dan lembaga pendidikan.

Pada pelaksanaan Jumat (27/2/2026), kegiatan pembersihan dilakukan sepanjang kurang lebih 12 kilometer. Rute dimulai dari Titik Nol menuju Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Capil), serta dari Titik Nol menuju Kantor Satu Atap atau Gedung DPRD.

Bupati menyampaikan, kegiatan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan lingkungan yang aman, sehat, bersih, dan indah sesuai arahan Presiden. Ke depan, kegiatan akan dilaksanakan rutin setiap Selasa di lingkungan perkantoran dan setiap Jumat di area publik tanpa mengganggu pelayanan kepada masyarakat.

Pemerintah daerah juga akan melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala guna memastikan program berjalan efektif serta mendorong partisipasi aktif masyarakat.

Rony Omba menambahkan, lingkungan yang bersih berdampak langsung pada kualitas hidup masyarakat. Karena itu, ia berharap gerakan ini tidak berhenti pada tingkat OPD, melainkan menjadi budaya yang mengakar dalam kehidupan sehari-hari.

“Kita ingin Boven Digoel menjadi daerah yang tertata, sehat, dan nyaman untuk ditinggali,” katanya.

Ia mengimbau masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, serta aktif menjaga kebersihan di sekitar rumah, tempat usaha, dan fasilitas umum. Peran RT/RW, tokoh masyarakat, dan generasi muda dinilai penting dalam membangun kesadaran kolektif.

Melalui program rutin ini, Pemerintah Kabupaten Boven Digoel menargetkan terbentuknya karakter disiplin, semangat gotong royong, serta kepedulian terhadap lingkungan sebagai bagian dari upaya mewujudkan daerah yang hijau, bersih, dan berdaya saing.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....