Masa Prapaskah, Umat Katolik Boven Digoel Diajak Bertobat

  • 18 Feb 2026 21:00 WIB
  •  Bovendigoel

RRI.CO.ID, Boven Digoel - Memasuki Masa Prapaskah 2026, umat Katolik di Kabupaten Boven Digoel diajak untuk memperdalam pertobatan melalui doa, puasa, pantang, dan mati raga. Ajakan tersebut disampaikan melalui Surat Gembala Prapaskah 2026 yang diterbitkan Keuskupan Agung Merauke dengan tema “Gerakan Misioner Gereja dalam Membangun Pengharapan.”

Pastor Raimond Esebius Fasak, MSC, mengatakan Masa Prapaskah merupakan kesempatan penuh rahmat yang perlu dimanfaatkan secara sungguh-sungguh oleh umat.

“Memasuki Masa Prapaskah ini, umat Katolik dituntut menggunakan momentum ini untuk bertobat, yang diwujudkan melalui doa, pantang, puasa, dan mati raga,” ujarnya saat dimintai keterangan, Rabu 18 Februari 2026.

Menurut Pastor Raimond, Prapaskah tidak hanya dimaknai sebagai praktik spiritual pribadi, tetapi juga sebagai gerakan bersama Gereja untuk menghadirkan aksi nyata di tengah umat dan masyarakat.

Ia menegaskan, kesempatan ini perlu digunakan secara baik agar umat, sebagai satu Gereja, tergerak melakukan tindakan konkret yang membawa dampak positif.

“Kalau bisa sampai pada gerakan-gerakan yang konkret dan nyata di tengah Gereja, umat, dan masyarakat,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia berharap gerakan tersebut mampu menghadirkan pengharapan, tidak hanya bagi umat Katolik, tetapi juga bagi masyarakat luas di Tanah Merah, Kabupaten Boven Digoel, hingga wilayah Keuskupan Agung Merauke.

Dengan demikian, Masa Prapaskah diharapkan menjadi momentum pembaruan iman sekaligus penguatan peran sosial Gereja di tengah kehidupan bermasyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....