Tiga Belas Lubang Peluru Ditemukan di Badan Pesawat Smart Air
- 14 Feb 2026 19:34 WIB
- Bovendigoel
RRI.CO.ID, Boven Digoel - Satgas Damai Cartenz terus melakukan upaya pengejaran terhadap para pelaku penembakan pesawat Smart Air di wilayah perbatasan kabupaten Boven Digoel dengan kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Selain itu olah TKP juga dilaksanakan Satgas Damai Cartenz bersama kepolisian Boven Digoel.
Kasatgas humas damai Cartenz Kombespol Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., menjelaskan dari olah TKP yang di lakukan di bandara udara Corowai Batu oleh Satgas Damai Cartenz, ditemukan 13 lobang peluru di badan pesawat Smart Air. Selain itu dari data dan informasi dari penumpang yang selamat mereka diserang secara tiba - tiba menggunakan Sajam dan juga senpi.
"Dari hasil olah TKP yang dilakukan anggota kami di lapangan di temukan 13 lobang peluru di badan pesawat, selain itu hasil laporan penumpang yang selamat, terkait kronologis kejadian, bahwa pesawat sudah mendarat dan berada di apron, untuk menurunkan penumpang dari Bandara udara Tanah Merah, setelah penumpang Tanah Merah turun, kemudian penumpang lain dari Korowai dengan tujuan penerbangan selanjutnya ke dekai, Kabupaten Yahukimo, tiba - tiba diserang secara mendadak oleh kurang lebih 20 orang yang bersenjata lengkap baik itu menggunakan Sajam dan senpi, yang berujung meninggalnya dua kru pesawat Smart Air Pilot dan Kopilot yang sempat melarikan diri kedalam hutan untuk menyelamatkan diri namun KKB berhasil menangkap kedua kru pesawat tersebut dan mengahabisi mereka dilandasan pesawat,"ujar Kombespol Yusuf, Jum'at 13 Februari 2026.
Insiden ini menyebabkan sebanyak 39 orang terdiri dari tenaga kesehatan, guru, pegawai Distrik, dan juga pedagang mengungsi ke wilayah terdekat ke daerah Mapi, senggo, dan Sentani Jayapura.
Hingga saat ini pengamanan di bandara udara Korowai batu, terus di perketat satgas damai Cartenz bersama TNI terhadap fasilitas umum yang ada di Danowage. Masyarakat di ajak untuk tidak menyebarkan berita - berita hoax terkait dengan insiden ini yang berlebihan sehingga tidak membuat kepanikan di tengah masyarakat Boven Digoel.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....