Ketidaksesuaian Data Berpotensi Menghambat Penyaluran Bantuan

  • 04 Feb 2026 09:03 WIB
  •  Bovendigoel

RRI.CO.ID,Boven Digoel – Sejumlah warga di Kampung Persatuan, Kabupaten Boven Digoel, yang diklaim telah meninggal dunia bahkan tidak lagi menetap di wilayah tersebut, masih tercatat sebagai penerima manfaat berbagai program bantuan pemerintah.

Kondisi ini mendapat perhatian serius dari Kepala Kampung Persatuan, Andreas Yalunop. Bersama aparat kampung, ia kini tengah melakukan pendataan ulang terhadap seluruh warganya guna memastikan keakuratan data penerima manfaat di kampung tersebut.

Menurut Andreas, ketidaksesuaian data ini berpotensi menghambat penyaluran bantuan kepada warga yang benar-benar berhak menerima. Ia menilai, pembaruan data menjadi langkah mendesak agar program pemerintah tepat sasaran dan tidak menimbulkan kecemburuan sosial di tengah masyarakat.

“Kami menemukan masih ada nama warga yang sudah meninggal dunia atau sudah lama pindah dari Boven Digoel, namun tetap terdaftar sebagai penerima manfaat. Ini tentu tidak bisa dibiarkan,” kata Andreas, Rabu 4 Februari 2026.

Ia menambahkan, aparat kampung saat ini aktif mengumpulkan data terbaru melalui pendataan langsung di tingkat RT dan kepala keluarga. Hasil pendataan tersebut nantinya akan disampaikan kepada instansi terkait sebagai dasar pembaruan data terpadu.

Andreas juga kembali mendesak sejumlah instansi teknis, baik di tingkat kabupaten maupun pusat, agar segera melakukan sinkronisasi dan pembaruan data penerima manfaat secara berkala.

“Validasi data harus dilakukan secara rutin. Jangan sampai warga yang benar-benar membutuhkan justru tidak menerima haknya karena data yang sudah tidak sesuai kondisi di lapangan,” ujarnya.

Pemerintah kampung berharap dengan pembaruan data ini, penyaluran bantuan sosial ke depan dapat berjalan lebih adil, transparan, dan tepat sasaran sesuai kondisi riil masyarakat Kampung Persatuan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....