BMKG Jelaskan Penyebab Turunnya Debit Air Boven Digoel
- 28 Jan 2026 15:59 WIB
- Bovendigoel
RRI.CO.ID, Boven Digoel - BMKG Tanah Merah menjelaskan, sejumlah faktor yang menyebabkan rendahnya curah hujan. Dimana keadaan ini juga berakibat surutnya sungai Digoel dalam beberapa waktu terakhir.
Prakirawan BMKG, Alfred Eka Sagala, mengatakan salah satu faktor utama adalah pengaruh fenomena Madden Julian Oscillation (MJO) yang saat ini berada di kuadran 8. Dalam kondisi tersebut, MJO tidak memberikan kontribusi signifikan terhadap pembentukan awan hujan di wilayah Indonesia, khususnya Papua.
Selain itu, kondisi El Nino Southern Oscillation (ENSO) saat ini berada pada nilai minus 0,9 yang menandakan terjadinya La Nina lemah. La Nina lemah memang mendukung pembentukan hujan, namun dengan intensitas yang sangat terbatas sehingga curah hujan jarang terjadi.
“La Nina lemah memang mendukung pembentukan hujan, namun dengan intensitas yang sangat terbatas,” ucap Eka Sagala, Selasa 27 Januari 2026.
BMKG juga mencatat bahwa secara statistik, bulan Januari memang termasuk periode dengan curah hujan yang relatif rendah di wilayah Papua.
Kondisi ini merupakan pola yang cukup sering terjadi setiap tahunnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....