Wagub PPS Akan Pimpin HUT RI ke 80 di Ayumka

  • 17 Jun 2025 06:05 WIB
  •  Bovendigoel

KBRN, Boven Digoel: Pemerintah Provinsi Papua Selatan tengah mempersiapkan pelaksanaan upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2025 di kampung pedalaman Boven Digoel yakni Kampung Ayumka, Distrik Ambatkwi, Kabupaten Boven Digoel.

“Kita ingin keluar dari rutinitas yang selama ini hanya berpusat di kota. Kita ingin menyentuh langsung masyarakat di wilayah yang selama ini kurang tersentuh, seperti Ayumka,” ujar Wakil Gubernur Papua Selatan, Paskalis Imadawa.

Pemprov Papua Selatan menerapkan pola baru dalam pelaksanaan upacara HUT RI. Gubernur Apolo Safanpo akan memimpin upacara di ibu kota Provinsi Papua Selatan, sementara Wakil Gubernur akan memimpin upacara serupa di wilayah kabupaten, khususnya kampung-kampung terpencil. Pola ini akan digilir setiap tahun.

Tahun ini di Ayumka, tahun depan di rencanakan ke Kabupaten Mappi, salah satu kampung terpencil di Distrik Korowai,” kata Imadawa.

Dijelaskan, Kampung Ayumka bukan lokasi yang mudah dijangkau. Meski berjarak hanya sekitar 16 kilometer dari pusat Kabupaten Boven Digoel, akses ke kampung tersebut sangat terbatas. Jalan menuju Ayumka sudah ada, namun kondisinya rusak berat. Aliran air menggenangi badan jalan, membuatnya menyerupai parit atau kolam.

Wakil Gubernur PSS juga, meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Papua Selatan untuk segera meninjau dan memperbaiki akses jalan ke Ayumka. Pemprov juga menjadwalkan akan melaksanakan pertemuan dengan sejumlah perusahaan di Boven Digoel pada Jumat (20/6/2025) untuk membahas dukungan material dan pengerjaan awal.

“Ada beberapa titik yang butuh digusur dan ditimbun kembali agar bisa dilalui,” ujarnya.

Untuk pelaksanaan upacara nanti, Dinas Perhubungan Provinsi Papua Selatan ditunjuk sebagai koordinator utama. Ia berharap seluruh OPD turut terlibat aktif dan berpartisipasi sesuai tugas masing-masing.

“Kita akan bagi tugas antar dinas dan biro. Tahun ini siapa yang bertugas, tahun depan gantian. Harapannya setiap instansi menyisihkan anggaran agar bisa mendukung kegiatan ini,” kata Wagub.

Imadawa mengakui bahwa persiapan tahun ini dilakukan secara mendadak. Namun ia berharap ke depan, agenda seperti ini bisa dipersiapkan jauh hari dan masuk dalam perencanaan tahunan. Langkah ini sebagai terobosan baru di Indonesia. Dari 38 provinsi, Papua Selatan menjadi yang pertama memilih untuk menggelar upacara HUT RI di dua titik yakni, ibu kota provinsi dan kampung terisolir.

“Ini bagian dari upaya untuk membuka akses dan membawa semangat kemerdekaan ke pelosok,” tegasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....