Memahami Makna dan Tradisi Masa Adven
- 01 Des 2025 16:35 WIB
- Bovendigoel
KBRN,Boven Digoel: Masa adven atau masa penantian, dimulai empat minggu sebelum Natal. Karena itu kata”Adven”yang berasal dari bahasa latin “Adventus”memiliki arti kedatangan. Masa ini tidak hanya mengenang kelahiran Yesus di Betlehem, tetapi juga mengarahkan hati dan pikiran umat katolik untuk menanti kedatangan Kristus yang kedua kali di akhir zaman. Mendalami masa adven memiliki makna tersendiri dalam setiap minggunya, sebagai upaya umat bersiap diri secara rohani menyambut Natal.
Pertama dalam tradisi Adven, terdapat empat lilin yang dinyalakan secara bertahap setiap minggunya. Setiap lilin memiliki warna dan makna khusus:
- Lilin Pertama (Ungu): Lilin ini disebut juga sebagai Lilin Harapan atau Lilin Nabi. Warna ungu melambangkan penantian dan pertobatan. Lilin ini mengingatkan umat akan harapan yang dibawa oleh para nabi tentang kedatangan Mesias
- Lilin Kedua (Ungu): Lilin ini dikenal sebagai Lilin Perdamaian atau Lilin Betlehem. Warna ungu tetap melambangkan penantian dan pertobatan. Lilin ini mengingatkan umat akan damai yang dibawa oleh kelahiran Yesus di Betlehem
- Lilin Ketiga (Merah Muda): Lilin ini disebut Lilin Sukacita atau Lilin Gembala. Warna merah muda melambangkan sukacita dan kegembiraan. Lilin ini dinyalakan pada Minggu Gaudete, yang berarti “bersukacitalah”. Ini adalah momen untuk merayakan sukacita karena kedatangan Kristus semakin dekat
- Lilin Keempat (Ungu): Lilin ini dikenal sebagai Lilin Kasih atau Lilin Malaikat. Warna ungu kembali melambangkan penantian dan pertobatan. Lilin ini mengingatkan umat akan kasih yang dibawa oleh Yesus Kristus ke dunia
Dengan memahami makna dari setiap lilin dan menjalani pantangan dengan sungguh-sungguh, umat katolik dapat merasakan kedamaian dan sukacita yang sejati dalam menyambut Natal. Selama Masa Adven, umat Kristiani diajak untuk melakukan pantangan dan pertobatan sebagai bentuk persiapan rohani.
Pantangan ini bisa berupa puasa, doa, dan perbuatan kasih. Tujuannya adalah untuk membersihkan hati dan mempersiapkan diri menyambut kedatangan Kristus dengan penuh sukacita dan damai. Selama masa ini, umat diajak untuk merenung, bertobat, dan memperbaharui diri.
Masa Adven berakhir pada malam Natal, yaitu tanggal 24 Desember. Perayaan Natal menandai kelahiran Yesus Kristus dan merupakan puncak dari masa penantian Adven. Maka dari itu, pada tanggal 25 Desember umat di harapkan dapat mengikuti malam Natal dan Misa Hari Raya Natal karena memiliki liturgi yang berbeda.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....