Apakah Makanan yang Jatuh Belum 5 Menit Boleh Dimakan?
- 11 Mei 2025 09:43 WIB
- Bovendigoel
KBRN, Boven Digoel: Pernah dengar ungkapan, “Kalau makanan jatuh belum lima menit, masih aman dimakan”? Aturan ini dikenal sebagai “aturan 5 menit” atau “five-second rule” (meskipun versi lokalnya kadang 3, 5, atau bahkan 10 menit). Tapi apakah ini benar secara ilmiah?
Fakta Sebenarnya: Mitos!
Penelitian ilmiah menunjukkan bahwa kontaminasi bakteri pada makanan yang jatuh terjadi hampir seketika, bahkan dalam waktu kurang dari 1 detik. Artinya, durasi waktu makanan berada di lantai bukan satu-satunya faktor utama—jenis permukaan dan kondisi makanan jauh lebih menentukan.
Hasil Penelitian Ilmiah
Studi dari Rutgers University (AS) tahun 2016 menemukan bahwa:
- Makanan seperti semangka atau roti basah terkontaminasi lebih cepat dan lebih banyak dibanding makanan kering seperti biskuit.
- Permukaan seperti karpet bisa mengurangi perpindahan bakteri, sementara ubin dan stainless steel justru mentransfer bakteri lebih cepat.
- Dalam hitungan detik, jutaan bakteri bisa berpindah dari lantai ke makanan, tergantung tingkat kebersihan lantai.
Penelitian lain dari University of Illinois juga menguatkan: tidak ada waktu “aman” yang menjamin makanan terbebas dari bakteri begitu menyentuh lantai.
Risikonya
Meskipun tidak semua bakteri berbahaya, beberapa seperti E. coli, Salmonella, atau Listeria bisa menyebabkan keracunan makanan. Jadi, mengambil risiko karena “belum lima menit” sebenarnya bukanlah keputusan bijak, terutama jika makanan tersebut basah atau lingkungan kotor.
Mitos. Tidak ada bukti ilmiah kuat bahwa makanan yang jatuh ke lantai aman dimakan selama belum lima menit. Faktor penting adalah kondisi lantai, jenis makanan, dan kebersihan lingkungan.
Lebih baik membuang makanan yang jatuh, terutama jika permukaannya lembap atau jatuh di tempat umum. Kesehatan tetap yang utama.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....