Mengapa Ketupat Selalu Ada di Hari Lebaran
- 20 Feb 2025 07:06 WIB
- Bovendigoel
KBRN,Boven Digoel : Ketupat selalu ada di hari lebaran karena memliki makna simbolis yang kuat dalam budaya masyarakat indonesia, terutama di Jawa dan sekitarnya. Beberapa alasan mengapa ketupat menjadi makanan khas lebaran adalah
1. Simbol kesucian dan pengampunan
Dalam tradisi Jawa, ketupat sering di kaitkan dengan filosofi kupat yang berasal dari kata ngaku lepat atau mengakui kesalahan dan laku papat atau empat tindakan, yang merujuk pada empat tahap kehidupan manusia, lahir, hidup, mati dan kembali kepada Tuhan. Ini melambangkan permintaan maaf dan saling memaafkan di hari lebaran.
2. Makna keberkahan dan Rezeki
Anyaman daun kelapa yang membungkus ketupat melambangkan kerumitan hidup manusia, sementara isinya yang putih persih setelah dikupas melambangkan hati yang kembali suci setelah menjalani ibadah Ramadan.
3. Tradisi sejak Zaman Wali Songo
Ketupat di perkenalkan oleh Sunan Kalijaga sebagai bagian dari dakwa Islam di Jawa. Ketupat dan opor ayam menjadi simbol perayaan setelah penuh menjalankan ibadah puasa.
4. Praktis dan tahan lama
Ketupat lebih tahan lama dibandingkan nasi biasa, sehingga cocok untuk disajikan saat perayaan besar seperti lebaran, yang melibatkan banyak tamu dan keluarga besar.
Karena makna dan sejarahnya yang kaya, ketupat terus menjadi bagian dari perayaan lebaran hingga sekarang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....