Perempuan Wambon Bawa hasil Bumi dalam Karnaval Kemerdekaan

  • 14 Agt 2026 06:01 WIB
  •  Bovendigoel

RRI.CO.ID, Boven Digoel - Perempuan Wambon turut mewarnai Karnaval Kemerdekaan di Kabupaten Boven Digoel dengan membawa hasil bumi untuk diserahkan kepada saudara, adik, kakak laki-laki, hingga para pejabat pemerintah yang hadir untuk dinikmati bersama. Tradisi tersebut menjadi bagian dari bentuk kebersamaan masyarakat sekaligus memperkenalkan hasil alam yang dimiliki perempuan Wambon.

Salah satu perempuan Wambon, Julia Kambotop, mengatakan penyerahan makanan dan air tersebut merupakan bagian dari adat dan tradisi masyarakat Wambon. Dalam kegiatan itu, Julia menyampaikan pesan menggunakan bahasa daerah Wambon Tekamerop yang bermakna ajakan kepada saudara dan para pejabat pemerintah untuk menerima serta menikmati makanan dan hasil bumi yang mereka bawa.

“Mari kamu datang, kami bawa makanan yang kita punya. Kami bawa dan kasih kepada adik, kakak, saudara laki-laki dan orang besar atau pejabat pemerintah untuk mereka makan. Air ini sudah diisi di dalam bulu bambu, sedangkan makanan sudah ditaruh dalam baki. Ini merupakan bagian dari adat kami,” ujar Julia.

Menurut Julia, penyerahan hasil bumi tersebut bukan sekadar pemberian makanan, tetapi juga menjadi cara perempuan Wambon memperlihatkan hasil kebun yang dimiliki masyarakat. Melalui tradisi itu, mereka ingin menunjukkan bahwa perempuan turut berperan dalam menghasilkan dan membawa potensi daerah untuk dibagikan bersama.

“Kami ingin pejabat dan semua yang hadir bisa melihat hasil bumi yang kami punya. Kami bawa makanan dan air ini supaya mereka bisa melihat bahwa masyarakat juga memiliki hasil kebun yang bisa kita nikmati bersama. Kami berharap pemerintah tidak melupakan kami dan memperhatikan perempuan serta hasil yang ada di sini. Selain perempuan Wambon, ada juga perempuan dari kultur lain yang ikut hadir,” katanya.

Dalam pesannya saat menyerahkan hasil bumi, Julia berharap kehadiran perempuan Wambon dalam karnaval dapat menjadi kesempatan bagi pemerintah dan masyarakat untuk melihat secara langsung keberadaan serta potensi perempuan dari berbagai kultur yang ada di Kabupaten Boven Digoel.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....