Mengungkap Sejarah dan Makna Tari Soanggi dari Teluk Cendrawasih (Waropen, Papua)

  • 31 Mei 2026 07:43 WIB
  •  Bovendigoel

RRI.CO.ID, Boven Digoel - Tari Soanggi merupakan salah satu tarian tradisional yang berasal dari kawasan Pantai Teluk Cendrawasih, Kabupaten Waropen, Papua. Tarian ini memiliki nuansa magis dan berkaitan erat dengan kepercayaan masyarakat setempat. Tari Soanggi dikenal sebagai tarian yang menggambarkan ritual pengusiran roh jahat atau ilmu hitam yang diyakini dapat menyebabkan penyakit maupun kematian misterius.

Nama "Soanggi" merujuk pada makhluk gaib atau roh jahat yang dipercaya oleh masyarakat Papua. Asal-usul tarian ini berawal dari kisah seorang suami yang kehilangan istrinya karena diduga menjadi korban serangan makhluk gaib tersebut. Kisah tersebut kemudian diwariskan dari generasi ke generasi dan menjadi inspirasi lahirnya Tari Soanggi.

Gerakan dalam Tari Soanggi memiliki ciri khas yang unik dan penuh makna. Para penari menampilkan gerakan yang menyerupai aktivitas seorang dukun saat merapal mantra atau melakukan ritual penyembuhan. Tarian ini biasanya diiringi oleh tabuhan gendang dan suara seruling tradisional yang menciptakan suasana sakral serta mendukung jalannya pertunjukan.

Selain sebagai hiburan dan warisan budaya, Tari Soanggi juga memiliki fungsi ritual bagi masyarakat setempat. Tarian ini digunakan sebagai simbol pengusiran roh jahat serta upaya menenangkan arwah yang diyakini masih gentayangan. Hingga kini, Tari Soanggi tetap menjadi bagian penting dari kekayaan budaya Papua dan terus diperkenalkan kepada masyarakat luas sebagai warisan budaya yang bernilai tinggi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....