Berasal dari Manakah Permainan Panjat Pinang?

  • 11 Agt 2026 04:11 WIB
  •  Bovendigoel

RRI.CO.ID,Boven Digoel – Panjat pinang merupakan salah satu permainan yang sangat identik dengan perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia setiap 17 Agustus. Namun, tahukah Anda bahwa permainan ini sebenarnya bukan berasal dari tradisi asli masyarakat Indonesia?

Panjat pinang diperkenalkan pada masa penjajahan Belanda. Pada abad ke-19, permainan ini kerap digelar dalam berbagai pesta dan perayaan yang diselenggarakan oleh masyarakat Belanda di Indonesia.

Dalam permainan tersebut, sebatang pohon pinang didirikan dan dilumuri minyak atau lemak sehingga menjadi licin. Berbagai hadiah, seperti makanan, pakaian, atau barang kebutuhan lainnya, kemudian digantung di bagian paling atas pohon. Para peserta harus berusaha memanjat pohon tersebut untuk mendapatkan hadiah yang tersedia.

Pada masa itu, peserta yang melakukan panjat pinang umumnya berasal dari kalangan pribumi, sedangkan orang-orang Belanda menyaksikannya sebagai salah satu bentuk hiburan dalam pesta yang mereka selenggarakan.

Setelah Indonesia merdeka, masyarakat kemudian memberikan makna baru terhadap permainan tersebut. Panjat pinang tidak lagi dipandang sekadar sebagai tontonan, tetapi berkembang menjadi permainan yang mencerminkan semangat perjuangan, kerja sama, gotong royong, dan pantang menyerah.

Untuk mencapai hadiah yang berada di puncak pohon, para peserta harus saling membantu. Mereka biasanya membentuk pijakan dengan menggunakan tubuh satu sama lain agar salah seorang peserta dapat mencapai bagian paling atas dan mengambil hadiah.

Nilai kebersamaan dan semangat perjuangan itulah yang kemudian membuat panjat pinang semakin lekat dengan perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Setiap tanggal 17 Agustus, permainan ini kembali hadir di berbagai daerah sebagai bagian dari rangkaian perlombaan kemerdekaan. Selain menjadi hiburan bagi masyarakat, panjat pinang juga menjadi pengingat bahwa sebuah tujuan akan lebih mudah dicapai melalui persatuan, kerja sama, dan semangat pantang menyerah.

Dengan demikian, panjat pinang bukan sekadar permainan untuk memperebutkan hadiah, tetapi telah menjadi bagian dari tradisi perayaan kemerdekaan yang memiliki nilai sosial dan kebersamaan di tengah masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....