Mengenal Pesta Hati Maria Tak Bernoda dalam Gereja Katolik

  • 18 Jun 2026 09:33 WIB
  •  Bovendigoel

RRI.CO.ID, Boven Digoel - Gereja Katolik di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia, kembali memperingati Pesta Hati Maria Tak Bernoda, sebuah perayaan liturgis yang mengajak umat untuk merenungkan keteladanan hidup Santa Perawan Maria yang penuh kesetiaan, kerendahan hati, dan ketaatan kepada kehendak Allah.

Dilansir dari Katolikana, dalam tradisi Gereja Katolik, Hati Maria yang Tak Bernoda dipahami sebagai gambaran hati yang sepenuhnya murni, tidak terikat pada dosa, serta selalu terbuka pada karya keselamatan Allah. Devosi ini juga dipandang erat hubungannya dengan Hati Kudus Yesus sebagai wujud kasih Allah kepada umat manusia.

Perayaan ini secara liturgis biasanya jatuh sehari setelah peringatan Hati Kudus Yesus dalam kalender Gereja. Karena itu, kedua perayaan tersebut sering dimaknai sebagai satu kesatuan spiritual yang menunjukkan kasih Allah dan respons iman Maria terhadap rencana keselamatan.

Sementara itu, dilansir dari Christus Medium, secara historis devosi kepada Hati Maria Tak Bernoda mulai berkembang pada abad ke-17 melalui karya Santo Yohanes Eudes. Ia memperkenalkan perayaan khusus untuk menghormati Maria bersama Hati Kudus Yesus dalam kehidupan Gereja.

Dalam refleksi teologis, sebagaimana dikutip dari Katolik Indonesia, hati Maria dipahami sebagai simbol kasih yang murni kepada Allah, kepedulian kepada sesama, serta kesediaan untuk ikut menanggung penderitaan bersama Yesus, terutama dalam peristiwa sengsara dan penyaliban.

Melalui perayaan ini, umat Katolik diajak menjadikan Hati Maria Tak Bernoda sebagai momen untuk memperdalam iman, meneladani sikap Maria yang selalu menyimpan sabda Allah dalam hatinya, serta menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu, devosi kepada Hati Maria Tak Bernoda juga dipandang sebagai ajakan untuk memperkuat doa, pertobatan, dan perdamaian dalam kehidupan pribadi maupun sosial. Dengan meneladani hati Maria yang penuh kasih dan kesetiaan, umat diharapkan semakin mampu menghadirkan nilai-nilai Kristiani dalam keluarga, Gereja, dan masyarakat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....