Menjaga Kesatuan Gereja Melalui Doa Bersama

  • 19 Mei 2026 19:49 WIB
  •  Bovendigoel

RRI.CO.ID, Boven Digoel - Mutiara pagi Katolik Minggu, 17 Mei 2026 dengan tema “Wejangan Perpisahan dari Yesus, yakni Doa Mohon Kesatuan Gereja” yang diambil dari Injil Yohanes 17 ayat 1-11a disampaikan oleh Penyuluh Agama Katolik, Yulius Woy. Dalam renungan tersebut, umat diajak untuk terus menjaga kesatuan Gereja melalui doa, kasih, dan hidup dalam persaudaraan.

Dalam renungannya, Yulius Woy menjelaskan bahwa Injil Yohanes menampilkan doa Yesus kepada Bapa sebelum sengsara-Nya. Yesus berdoa bagi para murid agar tetap bersatu dan setia dalam iman setelah Ia kembali kepada Bapa.

Menurutnya, doa Yesus tersebut menjadi pesan penting bagi Gereja hingga saat ini, bahwa kesatuan umat merupakan kehendak Tuhan sendiri. Sebagaimana Yesus dan Bapa adalah satu, demikian pula umat beriman dipanggil untuk hidup dalam kasih dan persaudaraan.

Selain Injil Yohanes, bacaan dari Kisah Para Rasul menggambarkan para murid yang berkumpul bersama Bunda Maria dalam doa setelah Yesus naik ke surga. Mereka dengan tekun menantikan janji Tuhan, yaitu kedatangan Roh Kudus Sang Penolong.

Hal tersebut menjadi teladan bagi umat Katolik untuk tetap tekun berdoa bersama Bunda Maria, terlebih dalam bulan Mei yang dikenal sebagai bulan Maria.

Sementara dalam Surat Rasul Petrus, umat diingatkan agar tetap teguh dalam iman dan tidak malu menjadi pengikut Kristus meskipun menghadapi tantangan maupun penderitaan. Sebab Roh Kemuliaan, yaitu Roh Allah, tetap menyertai umat-Nya.

Menjelang Hari Raya Pentakosta, umat Katolik juga diajak mengikuti Novena Roh Kudus guna memohon rahmat kebijaksanaan, penguatan iman, serta persatuan Gereja agar semakin berani menjadi saksi Kristus di tengah dunia.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....