Menasihat Anak Tanpa Harus Berteriak
- 22 Nov 2025 20:12 WIB
- Bovendigoel
KBRN, Boven Digoel: Dalam hiruk pikuk kehidupan sehari-hari, sangat mudah bagi orang tua untuk meninggikan suara saat merasa frustrasi, lelah, atau saat ingin anak segera mendengarkan. Meninggikan suara, bukan dalam arti berbisik, tetapi menggunakan intonasi yang tenang, jelas, dan santun ini adalah metode komunikasi yang jauh lebih efektif dan berdampak positif bagi perkembangan anak. Berikut adalah beberapa cara cerdas untuk memastikan anak mendengarkan tanpa Anda harus meninggikan suara:
1. Turunkan Pandangan yakni, sejajarkan diri Anda dengan anak (berjongkok atau duduk) dan lakukan kontak mata sebelum berbicara. Ini secara fisik menunjukkan rasa hormat dan memastikan Anda mendapatkan perhatian penuh mereka.
2. Gunakan "Pesan Saya", Alih-alih menyalahkan anak ("Kamu selalu mengacau!"), fokuslah pada perasaan Anda terhadap perilakunya. Contoh: "Saya (merasa) sedih (ketika) kamu tidak merapikan mainan, (karena) pekerjaan rumah menjadi bertambah."
3. Ambil Jeda, Ketika Anda merasa amarah memuncak dan dorongan untuk berteriak muncul, segera ambil jeda. Mundur sejenak, tarik napas dalam-dalam, atau pergi ke ruangan lain selama 30 detik untuk menenangkan diri sebelum kembali dan berbicara dengan nada yang terkontrol.
4. Berikan Peringatan Singkat, Hindari mengulang perintah berulang kali. Beri instruksi maksimal dua kali, dan pastikan mereka memahami konsekuensi jika tidak mematuhinya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....