Mengapa Kita Bekerja Delapan Jam Sehari ?
- 02 Mei 2025 20:47 WIB
- Bovendigoel
KBRN, Boven Digoel: Bekerja selama delapan jam per hari telah menjadi norma umum bagi banyak pekerja di berbagai negara, termasuk Indonesia. Namun, tak banyak yang tahu bahwa sistem ini bukan sekadar aturan dari kantor, melainkan buah dari perjuangan panjang dan berdarah para buruh di masa lalu. Pada akhir abad ke-19, saat Revolusi Industri melanda Eropa dan Amerika, para pekerja menghadapi kondisi kerja yang berat dan tak manusiawi. Mereka harus bekerja 12 hingga 16 jam per hari hampir tanpa hari libur, dalam lingkungan kerja yang sering berbahaya dan tanpa perlindungan hukum.
Gerakan buruh pun mulai menyerukan tuntutan: delapan jam kerja, delapan jam istirahat, dan delapan jam untuk kehidupan pribadi. Dilansir dari @tahoo.kamu, salah satu tokoh utama dalam perjuangan ini adalah Robert Owen, seorang reformis sosial asal Wales yang pada tahun 1817 memperkenalkan slogan legendaris tersebut “Eight hours labour, eight hours recreation, eight hours rest.”
Tuntutan itu memuncak pada 1 Mei 1886, ketika lebih dari 300.000 buruh di Amerika Serikat melakukan aksi mogok kerja. Di Chicago, aksi besar yang awalnya damai berubah tragis saat bom meledak di tengah demonstrasi di Haymarket Square. Polisi dan warga sipil tewas, dan sejumlah pemimpin buruh ditangkap serta dihukum berat.
Peristiwa ini dikenal sebagai Tragedi Haymarket dan menjadi simbol perjuangan buruh di seluruh dunia. Untuk mengenang perjuangan itu, Kongres Buruh Internasional pada 1889 menetapkan tanggal 1 Mei sebagai Hari Buruh Internasional.
Di Indonesia, aturan jam kerja diatur dalam Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Dalam aturan tersebut, jam kerja normal ditetapkan sebanyak 40 jam per minggu. Itu berarti delapan jam sehari untuk lima hari kerja, atau tujuh jam per hari jika bekerja enam hari seminggu. Kebijakan ini bertujuan menjaga keseimbangan antara produktivitas kerja, kesehatan fisik dan mental pekerja, serta waktu untuk keluarga dan kehidupan sosial.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....