Guru Tekankan Toleransi Berawal dari Hati
- 29 Sep 2026 20:44 WIB
- Bovendigoel
RRI.CO.ID, Boven Digoel - Toleransi perlu ditanamkan kepada generasi muda sejak berada di lingkungan sekolah. Toleransi tidak hanya berkaitan dengan perbedaan agama, tetapi juga mencakup perbedaan cara berpikir, pendapat, suku, bahasa, serta latar belakang.
Hal tersebut disampaikan Lilis Ariska Rohmatika, S.Pd., guru SDIT Baiturrahman, dalam program Moderasi Beragama Pro 1 RRI Boven Digoel, Selasa, 29 September 2026.
Lilis mengatakan, toleransi bagi pelajar dapat diwujudkan dengan menghargai sesama teman serta belajar menyikapi berbagai perbedaan yang ada di lingkungan sekolah.
"Kalau untuk secara garis besarnya para pelajar, di situ toleransi itu adalah menghargai sesama teman. Bukan hanya menghargai perbedaan agama saja, tapi menghargai perbedaan dari cara berpikir, pandangan dalam setiap pemecahan masalah, perbedaan fisik juga."kata Lilis
Ia menjelaskan, nilai toleransi juga dapat dipraktikkan melalui kegiatan belajar, seperti diskusi dan kerja kelompok. Melalui kegiatan tersebut, siswa belajar menghargai pendapat, mendengarkan orang lain, serta memecahkan masalah bersama.
Menurut Lilis, ketika terjadi perbedaan pendapat antarsiswa, guru perlu menjadi penengah dengan mengajarkan anak untuk bersabar, menenangkan pikiran, kemudian mencari penyelesaian yang baik.
Di era digital, siswa juga perlu mendapatkan pendampingan agar mampu menyaring informasi yang diterima melalui gawai. Anak diarahkan untuk tidak langsung menyebarkan informasi yang belum diketahui kebenarannya serta membangun komunikasi dengan orang tua ketika menemukan informasi yang meragukan.
Menutup perbincangan, Lilis mengajak generasi muda dari berbagai agama untuk bersama-sama menjaga kedamaian dan menjadikan perbedaan sebagai kekuatan.
"Dalam beragama apapun, mari kita sama-sama menegakkan kedamaian dan toleransi. Perbedaan ini bukan menjadi salah satu penyebab perpecahan, tapi malah untuk memperkuat kita."ucap Lilis
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....