Generasi Muda Diajak Bijak bermedia Sosial dan Menjaga Nilai-Nilai Agama

  • 18 Agt 2026 16:44 WIB
  •  Bovendigoel

RRI.CO.ID, Boven Digoel - Media sosial telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan generasi muda. Berbagai informasi, hiburan, hingga komunikasi dapat diakses dengan mudah melalui telepon genggam. Namun, kemudahan tersebut juga perlu diimbangi dengan sikap bijak agar media sosial tidak menjadi ruang untuk menyebarkan kebencian, hoaks, maupun tindakan yang dapat merugikan orang lain.

Penyuluh Agama Kristen Kementerian Agama Kabupaten Boven Digoel, Meri Viktoria Boling,S.Th mengajak generasi muda di Kabupaten Boven Digoel untuk menerapkan nilai-nilai agama dalam setiap aktivitas mereka di media sosial.

Menurut Meri, hal pertama yang perlu diperhatikan adalah menjaga perkataan dan tulisan. Ia mengingatkan bahwa apa yang dituliskan di media sosial dapat berdampak kepada orang lain, sehingga setiap pengguna perlu berpikir sebelum memberikan komentar maupun mengunggah sesuatu.

"Kadang mulut lambat berbicara, tetapi jari lebih cepat mengetik. Untuk itu, kita harus menjaga kekudusan perkataan dan tulisan yang kita tuangkan di media sosial," ujar Meri, Jumat, 14 Agustus 2026

Ia mengajak generasi muda untuk menghindari ujaran kebencian, penyebaran hoaks, komentar yang memicu pertengkaran, serta perundungan siber atau cyberbullying. Sebaliknya, setiap unggahan maupun komentar hendaknya dapat membangun, menguatkan dan memberikan manfaat bagi orang yang membacanya.

Meri juga mendorong kaum muda untuk menggunakan media sosial sebagai sarana menyebarkan hal-hal positif dan inspiratif. Menurutnya, generasi muda dari berbagai agama dapat memberikan teladan melalui konten yang membawa pesan kebaikan, termasuk membagikan nilai-nilai yang bersumber dari ajaran agama masing-masing.

"Sebagai orang muda Kristen, Katolik, Islam, Hindu maupun Buddha, hendaknya kita bisa memposting hal-hal yang positif, ayat-ayat kitab suci dan berbagai hal baik di media sosial. Alangkah lebih baik memposting hal-hal seperti itu daripada menyebarkan berita hoaks yang menimbulkan pertengkaran," jelasnya.

Lebih lanjut, Meri mengingatkan generasi muda untuk menguasai diri dan mampu memilih informasi maupun konten yang dikonsumsi. Menurutnya, anak muda tidak boleh terburu-buru memberikan pernyataan atau komentar hanya karena melihat suatu informasi yang dianggap menarik.

Ia menilai kemampuan menyaring informasi sangat penting karena konten yang tidak dipahami dengan baik dapat memicu kesalahpahaman dan bahkan menimbulkan perpecahan di tengah masyarakat.

"Kadang kita harus menguasai diri dan memilih konten yang benar. Kita harus bijak dalam mengonsumsi informasi, jangan sampai karena melihat sesuatu yang menarik kita langsung terlibat dan akhirnya memicu perpecahan," katanya.

Meri juga mengingatkan kaum muda untuk menjauhi konten pornografi, kekerasan, maupun konten lain yang dapat memberikan pengaruh negatif terhadap diri sendiri. Selain itu, penggunaan media sosial juga perlu dibatasi agar tidak menggeser waktu untuk beribadah, bersekutu dengan Tuhan, berinteraksi dengan keluarga, serta membangun hubungan yang baik dengan sesama.

Ia menekankan pentingnya integritas dan kejujuran dalam bermedia sosial. Generasi muda diharapkan tidak menyebarkan berita palsu hanya demi mendapatkan perhatian, engagement, jumlah suka, maupun pengikut.

Menurutnya, tidak semua tren yang sedang ramai di media sosial harus diikuti. Anak muda perlu memiliki prinsip dan mampu menentukan mana yang baik, bermanfaat dan sesuai dengan nilai-nilai agama.

Pada akhirnya, Meri mengajak generasi muda untuk menjadi "garam dan terang dunia" melalui aktivitas mereka di ruang digital. Media sosial hendaknya tidak hanya digunakan untuk mengikuti tren, tetapi juga menjadi sarana untuk menyebarkan kebaikan, memperkuat persaudaraan, menjaga kerukunan dan menghadirkan inspirasi bagi orang lain.

"Jadilah garam dan terang dunia bagi orang-orang yang ada di sekitar kita melalui setiap tulisan yang kita tuangkan di media sosial," tutup Meri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....