Situs Perjanjian Topekkong Simbol Perdamaian Dua Kerajaan Besar di Sinjai
- 11 Feb 2025 18:59 WIB
- Bone
KBRN, Sinjai: Situs Perjanjian Topekkong menjadi bukti bahwa dimasa lampau nenek moyang masyarakat Sinjai adalah sosok hebat yang mampu mendamaikan dua kerajaan besar yakni Bone dan Gowa yang kala itu tengah berkonflik soal wilayah. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Tamzil Binawan mewakili Pj Bupati Sinjai saat membuka dialog budaya yang digelar Keluarga Mahasiswa Sinjai Politeknik Negeri Ujung Pandang (KMS-PNUP) periode 2024/2025, Minggu (9/2/2025) lalu.
Tamzil banyak menjelaskan asal mula dan sejarah keberadaan Situs I Lamu’ung Patue Topekkong, yang terletak di Kecamatan Sinjai Utara.
“Tepatnya pada tahun 1564, atas peran besar Raja Sinjai yaitu Raja Tondong ke-8, Arung Lamatti ke-8, serta Arung Bulo-Bulo ke-6. Mereka berhasil memediasi dan mendamaikan Raja Bone dan Raja Gowa,” jelas Tamzil saat membacakan sambutan Pj Bupati Sinjai.
Selain memaparkan sejarah singkat situs sejarah kebanggaan masyarakat Sinjai ini, dihadapan teamwork penelusuran budaya KMS-PNUP, Tamzil juga menyampaikan pesan yang sarat akan nilai kehidupan yang terkandung dalam situs ini.
“Pesan moral yang dapat kita ambil dari situs ini, diantaranya pesan saling menghargai, saling menjaga perdamaian, saling memberi, saling berbagi, saling mengangkat untuk kebaikan dan membuang jauh-jauh sifat saling menjatuhkan dan membenci,” tambah Tamzil.
Besar harapan Pemkab, dialog ini menjadi wadah untuk menemukan langkah baru dalam pengembangan kebudayaan di Sinjai kedepannya. “Terima kasih dan apresiasi untuk teamwork KMS-PNUP yang telah menjadi bagian dari pelestarian budaya di Sinjai. Semoga kedepan upaya pengembangan budaya di Sinjai dapat terus dilakukan,” ucap Tamzil.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, ada 18 peninggalan sejarah dan budaya di Sinjai yang telah menjadi cagar budaya dan telah mendapatkan sertifikat pengakuan sebagai Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) dari Kementerian Hukum dan HAM RI.
Turut hadir dalam dialog ini, perwakilan unsur Forkopimda, Camat Sinjai Utara, narasumber dialog budaya, dan beberapa pihak lainnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....