Cita Rasa Unik Kebab Diminati Masyarakat Lokal Bone
- 18 Jul 2025 08:18 WIB
- Bone
KBRN, Bone: Kebab merupakan salah satu makanan khas dari Timur Tengah yang saat ini keberadaannya telah banyak ditemui di Indonesia, termasuk Kabupaten Bone. Tak heran jika banyak orang yang akhirnya memutuskan untuk menekuni bisnis makanan ini.
Salah seorang pengusaha Bone, Michael Go memberanikan diri menjajal usaha kebab dengan sistem franchise. “Kami sebenarnya tidak ada rencana untuk membuat usaha kebab tapi secara tak terduga kami bertemu dengan pemilik brand Kebab Turkiyem. Setelah berbincang, kami ditawari untuk jadi mitra”, ungkap Michael saat mengisi Dialog UMKM, Kamis (17/7/2025) di RRI Bone.
Sempat gagal di usaha-usaha sebelumnya, tidak menyurutkan niat Michael untuk memantapkan diri terjun ke bisnis makanan cepat saji tersebut, apalagi setelah tahu respon masyarakat yang cukup baik. “Awalnya kami gak paham dengan produk kebab itu, kami juga belum pernah makan. Jadi saya bertanya itu produk apa ? Setelah dibuatkan tester, ternyata makanan ini enak”, jelasnya pemilik Kebab Turkiyem Cokro itu.
Dikatakan Michael, uniknya rasa kebab ini berasal dari perpaduan bumbu kari yang khas dan disajikan dengan tortilla, daging dan sayuran. “Sebelum buka, kami banyak pertimbangan karena harus menyesuaikan cita rasa kebab dengan lidah orang Bone”, tutur Michael.
Ia pun nekat mencoba berjualan kebab di Bone lantaran melihat peluang ada bisnis. Hal itu pun ia buktikan dengan usahanya yang masih bertahan hingga saat ini ditengah banyaknya pesaing dengan merk yang sama. “Saya sempat survei, waktu itu belum ada yang jual kebab di Bone. Jadi saya coba karena kalau tidak dicoba, kita juga tidak akan tahu”, ujarnya.
Franchise, atau waralaba dalam bahasa Indonesia, adalah model bisnis di mana pemilik usaha (franchisor) memberikan hak kepada pihak lain (franchisee) untuk menjalankan bisnis menggunakan merek, sistem, dan dukungan franchisor, dengan imbalan biaya awal dan royalti.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....