Klik, Tonton, Tersentuh: Wajah Baru Dakwah di Kalangan Gen Z
- 19 Jun 2025 16:54 WIB
- Bone
KBRN, Bone: Perkembangan teknologi digital membawa perubahan besar dalam cara manusia berkomunikasi, termasuk dalam menyampaikan nilai-nilai keagamaan. Generasi Z yang lahir dan tumbuh di era internet memiliki kebiasaan yang sangat lekat dengan media sosial seperti Instagram, TikTok, dan YouTube.
Sulhan Rayhan, Mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam, Fakultas Ushuluddin dan Dakwah, IAIN Bone menilai Platform-platform ini menjadi ruang baru yang potensial untuk menyampaikan dakwah Islam secara lebih dinamis dan menjangkau khalayak muda secara luas. Penyampaian dakwah kini tidak lagi terbatas pada mimbar dan majelis ilmu konvensional.
Banyak dai muda dan kreator konten keislaman memanfaatkan media sosial untuk menyampaikan pesan-pesan agama melalui format yang ringan dan menarik. Konten seperti video singkat, ilustrasi digital, podcast, hingga meme Islami telah menjadi alternatif yang lebih disukai oleh kalangan muda karena lebih mudah dipahami dan sesuai dengan gaya hidup mereka.
Kemajuan ini turut membawa tantangan tersendiri. Tidak sedikit konten keagamaan yang beredar di media sosial justru menyesatkan, tidak berdasar ilmu yang kuat, atau bahkan menebar ujaran kebencian. Situasi ini bisa membahayakan pemahaman agama di kalangan generasi muda jika tidak diimbangi dengan pengetahuan dan literasi yang cukup.
Tanggung jawab besar terletak pada para pendakwah dan pembuat konten untuk menyajikan materi yang berkualitas, bernilai edukatif, dan sejalan dengan ajaran Islam yang rahmatan lil alamin. Penyampaian dakwah harus mengedepankan etika, keilmuan, serta kepekaan terhadap kondisi sosial masyarakat, khususnya generasi muda yang menjadi sasaran utama dakwah digital.
Penting pula untuk mendorong peningkatan literasi digital dan keagamaan di kalangan Gen Z. Kemampuan untuk menyaring informasi, mengecek kebenaran sumber, dan memahami konteks ajaran Islam secara utuh sangat dibutuhkan agar mereka tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang menyesatkan.
Dakwah digital merupakan bentuk adaptasi terhadap perubahan zaman yang tak terelakkan. Dengan pendekatan yang tepat dan bertanggung jawab, media sosial dapat menjadi ladang kebaikan yang luas untuk menyebarkan pesan-pesan Islam yang damai, inklusif, dan menyentuh hati.