Pemkab Sinjai Matangkan Strategi Penanganan Stunting Lewat Rakor

  • 24 Mei 2025 16:00 WIB
  •  Bone

KBRN, Sinjai: Pemerintah Kabupaten Sinjai terus menunjukkan keseriusannya dalam menangani masalah stunting di wilayahnya. Hal ini dibuktikan melalui digelarnya Rapat Koordinasi Finalisasi Penilaian Kinerja Aksi Konvergensi Stunting Tahun 2025 di Command Center, Jumat (23/5/2025).

Rapat ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Sinjai, Andi Mahyanto Mazda, dan dihadiri oleh berbagai stakeholder terkait. Dalam arahannya, Wabup menegaskan bahwa penurunan angka stunting merupakan prioritas utama demi masa depan generasi yang sehat dan unggul.

Ia juga menekankan bahwa Perpres Nomor 72 Tahun 2021 menjadi dasar hukum yang kuat dalam percepatan penanganan stunting. “Sesuai arahan Presiden RI, kita menargetkan prevalensi stunting turun menjadi 14% pada 2024,” ujar Andi Mahyanto.

Wabup menambahkan bahwa seluruh pihak, mulai dari tingkat kementerian hingga desa, harus bersinergi dalam menjalankan strategi nasional ini. “Kami berharap setiap stakeholder mampu memperhatikan kualitas hidup masyarakat, terutama anak-anak, melalui gizi, kesehatan, dan pendidikan,” ucapnya.

Sebagai langkah inovatif, Pemkab Sinjai merancang program pemberian ayam petelur kepada keluarga sasaran. “Program ini diharapkan membantu meningkatkan asupan protein bagi anak-anak yang sedang dalam masa tumbuh kembang,” ungkap Andi Mahyanto.

Rapat juga membahas pentingnya penyusunan data dan dokumen pendukung untuk evaluasi kinerja aksi konvergensi stunting. Acara ini turut dihadiri oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Sinjai, Andi Ilham Abubakar, kepala OPD dan para camat se-Kabupaten Sinjai.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....