Pemkab Sinjai Perkuat Strategi Atasi Stunting lewat Analisis Situasi
- 15 Mei 2025 22:24 WIB
- Bone
KBRN, Sinjai: Pemerintah Kabupaten Sinjai menegaskan komitmennya dalam penurunan stunting melalui pelaksanaan Aksi Konvergensi Tahap 1, yaitu Analisis Situasi. Kegiatan ini menjadi pondasi dalam menyusun intervensi berbasis data, memperkuat sinergi antar-OPD, dan memastikan kebijakan penanggulangan stunting lebih terarah dan tepat sasaran.
“Pada tahap ini, kita akan mengidentifikasi permasalahan secara komprehensif, menganalisis data sasaran rumah tangga 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), memetakan layanan yang belum optimal, serta menyusun peta intervensi hingga ke tingkat desa," ungkap Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sinjai, Andi Jefrianto Asapa saat membuka pertemuan Aksi Konvergensi Tahap Pertama di Gedung Command Center, Rumah Jabatan Bupati Sinjai, Kamis (15/5/2025).
"Tahap ini menjadi fondasi penting untuk memastikan bahwa intervensi yang kita lakukan tepat sasaran, baik intervensi spesifik yang berfokus pada kesehatan dan gizi, maupun intervensi sensitif yang menyasar faktor-faktor lingkungan dan sosial,” sambungnya.
Lebih lanjut, Sekda Andi Jefrianto menyampaikan adanya penyesuaian substansi dalam strategi nasional percepatan penurunan stunting. Delapan Aksi Konvergensi kini dibagi menjadi dua bagian besar, yaitu aksi utama dan aksi pendukung.
“Sesuai arahan terbaru, Aksi Konvergensi Utama kini meliputi analisis situasi, penguatan perencanaan, penguatan pelaksanaan, serta penilaian hasil monitoring dan evaluasi. Sementara itu, aksi pendukung mencakup dua aksi terakhir, yaitu regulasi yang mendukung upaya percepatan, pencegahan, dan penurunan stunting, serta publikasi kegiatan aksi konvergensi tingkat kabupaten dan kota,” terangnya.
Andi Jefrianto berharap seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis, mitra kerja, serta perangkat desa dapat memahami betul urgensi dari tahapan analisis situasi ini.
“Melalui kegiatan ini, saya mengajak kita semua untuk memperkuat kolaborasi, menyelaraskan perencanaan antar sektor, serta meningkatkan akuntabilitas dalam setiap langkah intervensi yang akan kita lakukan,” harapnya.
Acara ini diinisiasi oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Sinjai. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Staf Ahli Bupati Bidang Sosial dan SDM, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, para Kepala OPD terkait, perwakilan Kepala Kantor Kemenag, perwakilan TP-PKK dan DWP Kabupaten Sinjai, Ketua Baznas Sinjai, dan para Camat se-Kabupaten Sinjai.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....