Pemkab Bone dan Kemenaker Perkuat Kompetensi 208 Tenaga Kerja

  • 06 Okt 2026 19:37 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID, Bone - Pemerintah Kabupaten Bone bersama Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) RI resmi memperkuat upaya peningkatan kompetensi calon tenaga kerja lokal. Langkah ini diwujudkan melalui pembukaan Sinergitas Pelatihan Vokasi Nasional Kabupaten Bone Batch V Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Lateya Riduni, Kompleks Rumah Jabatan Bupati Bone, Watampone, Selasa, 6 Oktober 2026.

Kegiatan strategis ini dihadiri langsung oleh Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., Kepala Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Bantaeng Kemenaker RI Dr. Arsyad, serta Kepala Dinas Ketenagakerjaan Bone Hj. Faidah. Turut hadir pula Kepala Lapas Watampone, Kepala BPJS Ketenagakerjaan, Kepala UPTD BLK Bone, beserta ratusan peserta pelatihan.

Pelaksanaan pelatihan dipusatkan di Kompleks UPT BLK Bone dengan memfasilitasi 11 bidang kejuruan teknis yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar kerja dan dunia industri. Secara keseluruhan, program ini diikuti sebanyak 208 peserta, di mana setiap kejuruan menampung 16 orang, ditambah dua paket program Tailor Made Training (TMT) yang diikuti oleh 32 peserta.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Bone, Hj. Faidah, menyampaikan bahwa pelatihan vokasi ini dirancang khusus untuk menjawab permasalahan ketenagakerjaan daerah melalui peningkatan keterampilan teknis. Kejuruan yang dibuka mencakup operator komputer muda, desain grafis, menjahit, merias, pengelasan, servis sepeda motor injeksi, hingga pembuatan roti dan kue.

"Tujuannya meningkatkan keterampilan calon tenaga kerja yang sedang mencari tenaga kerja di dunia industri, pada bidang usaha mikro dan makro yang sesuai dengan keahlian kompetensinya," kata Hj. Faidah dalam laporannya.

Ia juga mengapresiasi dukungan penuh Bupati Bone dan Kemenaker RI yang terus memperluas akses pelatihan bagi masyarakat. Sementara itu, Kepala BPVP Bantaeng Kemenaker RI, Dr. Arsyad, mengungkapkan bahwa realisasi program di Kabupaten Bone tidak terlepas dari keaktifan pemerintah daerah dalam memperjuangkan program dan anggaran dari pusat.

Ia memuji langkah proaktif Disnaker dan UPTD BLK Bone yang secara intensif melakukan pendekatan langsung hingga ke kementerian. "Ibu Kadis Ketenagakerjaan Bone dan Kepala UPTD BLK Bone ini, di mana Bapak Menteri ada di Sulsel, selalu hadir dan bertemu langsung untuk jemput bola anggaran kementerian, hingga pertemuan di Jakarta. Sehingga kegiatan hari ini Pelatihan Vokasi dan Produktivitas semua anggarannya dari Kementerian Ketenagakerjaan," ujar Dr. Arsyad.

Di sisi lain, Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman menegaskan bahwa pelatihan teknis ini baru merupakan langkah awal, sementara tantangan sebenarnya terletak pada tahap implementasi setelah program berakhir. Ia meminta para peserta untuk tidak berhenti pada peningkatan kemampuan teknis semata, melainkan mampu mengubahnya menjadi peluang usaha dan kesempatan kerja riil. "Pelatihan ini sebenarnya mudah, yang agak susah itu implementasinya, realisasinya," kata Andi Asman.

Untuk memotivasi para peserta, Bupati Bone turut membagikan pengalaman perjalanan hidupnya sebelum menjadi seorang kepala daerah. Ia mengisahkan bahwa keberhasilan dapat dibangun dari pekerjaan apa saja selama seseorang memiliki kemauan keras untuk belajar dan memanfaatkan keterampilannya secara maksimal.

"Saya juga tidak langsung jadi seperti ini. Saya pernah jadi tenaga kerja, pernah jadi tukang kebun, pernah menjahit, dan pernah jual alat bangunan," ungkap Andi Asman, seraya berharap keterampilan yang diperoleh para peserta dapat menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bone.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....