Flu Burung di Sinjai Merebak, DPKH Minta Warga Tidak Panik
- 06 Okt 2026 17:16 WIB
- Bone
RRI.CO.ID, Sinjai - Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Sinjai meminta masyarakat tetap tenang menyikapi kematian massal unggas yang disebabkan flu burung di Kecamatan Sinjai Utara. Hingga 5 Oktober 2026, tercatat 2.303 unggas mati dan belum ada laporan penularan Avian Influenza pada manusia.
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Sinjai, Syamsul Alam, S.Pt., M.Si., mengatakan masyarakat tidak perlu panik namun harus meningkatkan kewaspadaan. Penanganan dapat dilakukan dengan melaporkan setiap kematian unggas secara cepat dan menghindari kontak langsung dengan unggas yang sakit atau mati.
Ia meminta warga segera melaporkan temuan unggas sakit atau mati kepada DPKH maupun Puskeswan terdekat. “Yang paling penting masyarakat tetap tenang, tidak panik, dan tidak menyebarkan informasi atau berita hoaks,” kata Syamsul Alam, Selasa, 5 Oktober 2026.
Masyarakat juga diminta memisahkan unggas yang sakit dari unggas sehat serta memperketat biosecurity di lingkungan kandang. Kandang dan peralatan harus dibersihkan serta didesinfeksi secara rutin menggunakan deterjen atau sabun cuci.
Bangkai unggas yang mati juga tidak boleh
dibuang sembarangan karena dapat menjadi sumber penyebaran penyakit. DPKH meminta masyarakat mengubur atau membakar bangkai unggas dengan penanganan yang aman.
Dari sisi kesehatan manusia, warga diminta menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, mencuci tangan, serta menggunakan masker dan sarung tangan saat berada di kandang atau menangani bangkai unggas. Hingga saat ini belum ada laporan transmisi Avian Influenza pada manusia di wilayah terdampak.
Masyarakat yang mengalami demam tinggi, flu, batuk, atau sesak napas setelah berkontak dengan unggas diminta segera memeriksakan diri ke Puskesmas atau rumah sakit. DPKH juga mengingatkan daging unggas harus dimasak hingga matang sempurna dan menggunakan peralatan yang terpisah saat pengolahannya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....