Kapolres Bone Hadiri Tausiah dan Doa Bersama 100 Hari Wafatnya Muhammad Aras Genda

  • 03 Okt 2026 14:45 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID.BONE — Suasana khidmat mewarnai tausiah dan doa bersama untuk mengenang 100 hari wafatnya almarhum Drs. H. Muhammad Aras Genda, MM, di Ballroom Lokananta, Watampone, Jumat 2 Oktober 2026. Kapolres Bone AKBP Astoto Budi Rahmantyo, S.H., S.I.K., M.H., hadir bersama Ketua Bhayangkari Cabang Bone Ny. Shenny Astoto, para pejabat utama dan personel Polres Bone.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., Wakil Bupati Bone Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M., keluarga almarhum serta sejumlah tamu undangan. Kehadiran jajaran kepolisian dan pemerintah daerah menjadi bentuk penghormatan sekaligus kepedulian terhadap keluarga yang ditinggalkan.

Para peserta mengikuti seluruh rangkaian acara dengan penuh kekhusyukan. Tausiah disampaikan Ustadz Dr. H. Das'ad Latif, S.Sos., S.Ag., M.Si., Ph.D.

Dalam ceramahnya, ia mengajak para hadirin mengambil pelajaran dari kehidupan serta memperbanyak doa bagi mereka yang telah berpulang. Bagi keluarga dan kerabat, peringatan 100 hari menjadi momentum untuk kembali mengenang sosok almarhum, termasuk kebaikan, keteladanan dan jasa yang telah diberikan semasa hidup.

Kapolres Bone AKBP Astoto Budi Rahmantyo mengatakan kehadirannya bersama jajaran merupakan wujud kepedulian dan penghormatan kepada keluarga almarhum. "Kami hadir untuk bersama-sama mendoakan almarhum. Semoga segala amal ibadah beliau diterima oleh Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan," ujar Astoto.

Menurut Astoto, doa bersama tersebut juga menjadi kesempatan untuk mempererat silaturahmi antara jajaran kepolisian, pemerintah daerah, keluarga dan masyarakat. Kebersamaan itu, kata dia, diharapkan terus terpelihara sebagai bagian dari kepedulian terhadap sesama, terutama ketika ada keluarga yang tengah berduka.

Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan doa bersama. Para peserta memanjatkan permohonan agar Allah SWT mengampuni dosa dan kekhilafan almarhum selama menjalani kehidupan.

Doa juga dipanjatkan agar almarhum memperoleh rahmat dan tempat terbaik di sisi Allah SWT. Sementara keluarga yang ditinggalkan diharapkan diberikan keikhlasan, kekuatan serta keteguhan hati.

Peringatan 100 hari wafatnya Muhammad Aras Genda berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan. Kehadiran unsur kepolisian, pemerintah daerah, keluarga dan masyarakat menunjukkan kebersamaan dalam memberikan penghormatan terakhir.

Acara ditutup dengan doa bersama, sekaligus menjadi momentum bagi seluruh hadirin untuk mengenang perjalanan hidup almarhum serta memberikan dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....