SMKN 1 Sinjai Pilih Ketua OSIS Pakai E-Voting
- 30 Sep 2026 17:09 WIB
- Bone
RRI.CO.ID, Sinjai - SMKN 1 Sinjai menggelar Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS (Pilketos) menggunakan sistem elektronik voting atau e-voting, Rabu 30 September 2026. Uniknya, proses pemungutan suara menggunakan kotak suara milik KPU yang dilengkapi komputer sebagai sarana belajar demokrasi bagi para siswa.
Sebanyak 250 pemilih dari kalangan pelajar mengikuti pemilihan yang berlangsung di lapangan SMKN 1 Sinjai. Proses pemungutan suara turut diawasi langsung oleh KPU dan Bawaslu Sinjai untuk memastikan pelaksanaan berjalan tertib dan transparan.
Sebanyak lima pasangan calon Ketua dan Wakil Ketua OSIS dari kelas X dan XI bersaing dalam pemilihan tersebut. Siswa memberikan suara secara bergiliran dari masing-masing kelas melalui bilik suara yang telah disediakan.
Kepala SMKN 1 Sinjai Mikyal Arsyad mengatakan penggunaan e-voting merupakan bagian dari pelaksanaan Pilketos serentak yang digagas Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan. Menurutnya, sistem tersebut dipilih karena lebih cepat dan tidak lagi menggunakan surat suara berbahan kertas.
“Jadi sistem pemilihan ketua OSIS ini dari Dinas Pendidikan Provinsi, sekolah melaksanakan pemilihan secara serentak melalui e-voting. Tidak menggunakan kertas suara karena pemilihan ini satu kali satu tahun dan sistem e-voting ini lebih cepat,” ujar Mikyal.
Ia berharap Pilketos dapat menjadi sarana bagi siswa untuk memahami sekaligus mempraktikkan prinsip demokrasi secara langsung di lingkungan sekolah. "Pemimpin OSIS yang terpilih diharapkan mampu membawa perubahan positif dan menjalankan tanggung jawab selama satu tahun kepengurusan," harapnya.
Komisioner KPU Sinjai Awaluddin mengatakan pelaksanaan Pilketos melalui e-voting merupakan bagian dari kerja sama Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan dengan KPU Provinsi Sulawesi Selatan. Program tersebut telah berjalan selama dua tahun dan tahun ini dilaksanakan secara serentak di sekolah-sekolah di Sulawesi Selatan.
“Ini adalah proses bagian belajar berdemokrasi. Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena siswa bisa belajar secara langsung bagaimana proses pemilihan berlangsung,” kata Awaluddin.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....