Belajar Demokrasi dari Sekolah, KPU Bone Dampingi Debat Kandidat Pilketos

  • 30 Sep 2026 14:53 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID, Bone - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Selatan melalui KPU Bone bersama Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Bone menggelar Pemilihan Ketua OSIS (Pilketos) serentak bagi jenjang SMA/SMK. Ajang ini hadir bukan sekadar rutinitas, melainkan laboratorium hidup dan muara pendidikan politik bagi para pemilih pemula.

Sebuah Langkah nyata KPU Bone dalam merawat gelora demokrasi belia. Hal ditunjukkan lewat pendampingan langsung pada orasi dan debat terbuka calon Ketua dan Wakil Ketua OSIS di UPT SMAN 13 Bone, Kamis, 24 September 2026.

Komisioner KPU Bone, Nuryadi Kadir mengapresiasi tinggi helatan serentak se-Sulawesi Selatan tersebut sebagai bagian dari penyemaian nilai berbangsa sejak dini. “Kita paham bahwa proses demokrasi itu tidak hanya di ruang sekolah, di luar sekolah, tapi ini benar-benar dilaksanakan di forum sekolah”, ujar Nuryadi kepada rri.co.id, Selasa, 29 September 2026.

Nuryadi yang juga hadir sebagai panelis itu, menilai, ekosistem demokrasi telah tumbuh subur di lingkungan sekolah, baik dari tatanan substansi maupun prosedur. “Pilketos ini sebenarnya salah satu pendekatan demokrasi bagaimana memilih satu leader. Dan ini menjadi satu instrumen demokrasi yang harus kita dukung, support, bagaimana tahapan-tahapan yang mereka lakukan”, lanjutnya.

Menurut Ketua Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi KPU Bone ini, helatan tersebut menjadi panggung bagi pemilih pemula untuk meresapi esensi demokrasi sekaligus merajut jiwa kepemimpinan lewat visi dan program. “Karena ini tidak hanya soal berbicara di depan umum, tapi bagaimana mereka menyusun satu rangkaian rencana-rencana dalam membesarkan sekolahnya, dalam membesarkan aktivitas di sekolahnya”, tambahnya.

Panggung debat pun menjelma menjadi arena adu gagasan yang dinamis. Tiga pasangan calon, Paslon 01: Andi Syahwa Arba'atun dan Rani, Paslon 02: Andi Afifah Zalzabila dan Andi Kayla Almayra, dan Paslon 03: Vicky Vibrianto dan Nur Aisyah tampil penuh percaya diri menyuarakan narasi dan mimpi mereka untuk sekolah.

Kepala Seksi Pembinaan SMA Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Kabupaten Bone, Dr. H. Shabiel Zakaria, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa berdasarkan petunjuk teknis Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulsel, puncak Pilketos serentak se-Sulawesi Selatan digelar pada 30 September 2026. "Tujuannya mendidik para peserta didik tentang demokrasi yang benar”, ujar Shabiel.

Melalui wahana ini, para pelajar ditempa untuk memahami hakikat demokrasi demi melahirkan nakhoda kepemimpinan yang berintegritas. Pesta demokrasi sekolah ini dihayati sebagai miniatur Pemilu guna membumikan prinsip Luber Jurdil (Langsung, Bebas, Rahasia, Jujur, dan Adil) di lingkungan pendidikan. "Jadi, ada tahapan-tahapan yang mereka lakukan yang mengadopsi tahapan dan prinsip Pemilu”, kata Shabiel.

Sementara itu, Pembina Majelis Perwakilan Kelas (MPK) SMAN 13 Bone, Asriani Syam, menekankan pentingnya pembekalan agar para calon bertransformasi menjadi sosok yang berintegritas dan inovatif. “Serta mampu bersinergi dengan semua bidang di lingkungan masyarakat maupun di lingkungan sekolah”, jelasnya.

Asriani menambahkan, Pilketos periode 2026/2027 yang mengusung tiga paslon ini menjadi momen penting pembelajaran kepemimpinan. “Mereka memaparkan visi misi masing-masing dan dilanjutkan dengan debat kandidat”, kata Asriani.

Asriani mengimbau seluruh siswa untuk menggunakan hak pilih secara bijak guna melahirkan pemimpin yang mampu membawa perubahan positif. “Dan untuk para kandidat agar bersaing secara sehat, siap menerima hasil pilketos dengan lapang dada”, pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....