Geliat UMKM Kuliner Semarakkan Gau Maraja 2026 di Watampone
- 29 Sep 2026 14:26 WIB
- Bone
RRI.CO.ID, Bone - Puluhan lapak Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memadati kawasan Lapangan Merdeka Watampone. Senin, 28 September 2026. Kehadiran para pelaku usaha kreatif ini menjadi daya tarik utama warga dalam memeriahkan helatan budaya Gau Maraja 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Kebudayaan.
Deretan tenda pedagang menyajikan aneka sajian kuliner lokal yang menggoda selera, mulai dari minuman tradisional sarabba hingga es jeruk segar. Tempat ini tidak hanya menjadi pusat jajanan sore, tetapi juga berubah menjadi ruang interaksi ekonomi yang sangat hidup bagi masyarakat Kabupaten Bone.
Momen hangat terjadi saat Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., MM hadir di tengah keramaian. Di sela aktivitas olahraganya, Bupati menyempatkan diri mendatangi lapak pedagang, berbincang langsung, serta mencicipi sajian kelapa muda murni dari salah satu tenant UMKM. Kehadiran booth dan tenant UMKM di area publik strategis ini dirancang untuk memberikan panggung seluas-luasnya bagi para pedagang lokal.
Fasilitas tersebut mempermudah pelaku usaha kecil seperti kelompok UMKM Keluarga Sejahtera untuk menjangkau pasar yang lebih luas dan meningkatkan volume penjualan mereka. Bupati Bone mengapresiasi tinggi antusiasme warga yang ramai berbelanja memborong produk-produk lokal. Langkah aktif masyarakat ini dinilai sangat membantu menjaga perputaran uang dan daya tahan ekonomi para pelaku usaha kecil di daerah.
"Hari ini kita melihat dan meninjau ada beberapa saudara kita yang lagi jualan. Ada kelompok UMKM yang tersebar di beberapa titik. Di sini ada kelompok UMKM Keluarga Sejahtera," ungkap Andi Asman.
Sektor UMKM kuliner ini diharapkan menjadi alternatif pendapatan yang handal, terutama bagi warga dan petani yang terdampak musim kering berkepanjangan. Diversifikasi aktivitas ekonomi di area perkotaan ini terbukti efektif menjaga daya beli dan produktivitas masyarakat.
Melalui keberpihakan pada UMKM lokal, Pemerintah Kabupaten Bone menegaskan komitmennya untuk menciptakan pemerataan ekonomi demi mewujudkan visi Bone Berkeadilan. Pengembangan usaha kecil terus didorong agar para pedagang mandiri dapat naik kelas dan terlepas dari risiko ketimpangan ekonomi.
"Harapan kita semua bahwa untuk mewujudkan visi-misi kita yaitu Bone Berkeadilan, maka nanti pelaku UMKM ini mendapatkan kedudukan ekonomi yang bisa baik. Dalam artian ekonomi mereka agar bisa tetap terjaga dan bisa memiliki perkembangan," tegas Bupati Bone.
Hingga matahari terbenam, transaksi jual beli di seputaran Lapangan Merdeka masih terus berlangsung ramai. Kehadiran pasar UMKM ini sukses membuktikan bahwa produk lokal mampu menjadi penggerak utama roda ekonomi sekaligus penyemarak kegiatan budaya daerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....