Kasus Gigitan Anjing di Sinjai Tembus 240 Kasus hingga 2026

  • 29 Sep 2026 08:56 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID, Sinjai - Kasus gigitan anjing di Kabupaten Sinjai mengalami peningkatan dan menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Sinjai dalam peringatan World Rabies Day 2026. Hingga 2026, tercatat lebih dari 240 kasus gigitan anjing yang terjadi di sejumlah wilayah Sinjai.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Sinjai, Syamsul Alam, mengatakan angka tersebut meningkat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Pada 2023 tercatat sembilan kasus gigitan, kemudian meningkat menjadi 18 kasus pada 2024 dan mencapai 240 kasus pada 2025.

“Untuk tahun ini banyak peningkatan, lebih dari 200 kasus gigitan. Di Kabupaten Sinjai, sampai tahun 2026 tercatat 240 lebih gigitan anjing yang terjadi di sejumlah kecamatan,” ujar Syamsul Alam, Senin 28 September 2026.

Menurutnya, peningkatan kasus tersebut membutuhkan kewaspadaan masyarakat, terutama pemilik anjing yang harus mengontrol hewan peliharaannya secara rutin. Perhatian khusus juga diperlukan terhadap anjing yang digunakan untuk berburu hama babi di kebun warga karena memiliki aktivitas di luar lingkungan rumah.

Syamsul menjelaskan rabies merupakan penyakit menular yang sangat berbahaya dan hampir selalu berakibat fatal setelah gejala klinis muncul. Namun, penyakit tersebut dapat dicegah melalui vaksinasi hewan penular rabies, pengawasan hewan peliharaan, edukasi masyarakat serta penanganan cepat terhadap korban gigitan.

Pemerintah Kabupaten Sinjai juga memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk mendukung target global Zero by Thirty atau nol kematian akibat rabies pada 2030. Kolaborasi melibatkan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dinas Kesehatan, pemerintah kecamatan dan kelurahan, puskesmas, komunitas pencinta hewan, pemilik hewan dan masyarakat.

Peringatan World Rabies Day 2026 dibuka Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, di Pelataran Kantor Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sinjai, Senin 28 September 2026. Mengusung tema “Stronger Together” atau “Satu Tujuan, Banyak Peran, Satu Gerakan Bersama”, kegiatan tersebut juga diisi vaksinasi rabies, pemeriksaan kesehatan hewan, pengobatan hewan kesayangan, pemberian obat cacing dan konsultasi dokter hewan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....