Kebakaran Lahan Lalabata Rilau Berhasil Dikendalikan

  • 28 Sep 2026 19:59 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID.SOPPENG — Kebakaran melanda lahan kebun jagung dan jati milik warga di Jalan Laempa, Lingkungan Paolitae, Kelurahan Lalabata Rilau, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng, Senin 28 September 2026. Babinsa Kelurahan Lalabata Rilau, Sertu Mustakin, bersama pemerintah kelurahan dan personel Pemadam Kebakaran (Damkar) segera mendatangi lokasi setelah menerima informasi kejadian.

Tim gabungan langsung melakukan pemadaman untuk mengendalikan kobaran api yang membakar tanaman jagung dan sejumlah pohon jati milik warga. Kondisi lahan yang dipenuhi tanaman serta material kering membuat api berpotensi menjalar ke area perkebunan lainnya. Petugas pun berupaya membatasi titik terdampak agar kobaran tidak semakin meluas.

Dengan menggunakan peralatan pemadam, personel Damkar dibantu Babinsa dan pemerintah kelurahan berjibaku memadamkan api hingga kondisi di lokasi dapat dikendalikan. Petugas kemudian melakukan pengecekan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Komandan Kodim 1423/Soppeng, Letkol Inf. Eko Yuliyanto, mengatakan gerak cepat aparat kewilayahan bersama pemerintah setempat dan Damkar menjadi langkah penting dalam mencegah kebakaran meluas. “Begitu mendapat informasi, Babinsa langsung berkoordinasi dengan pemerintah kelurahan dan Damkar untuk mendatangi lokasi. Langkah cepat ini penting untuk mengendalikan api sebelum meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar,” kata Eko.

Ia menyebut kondisi lahan dengan tanaman dan material yang mudah terbakar perlu mendapat perhatian, terutama saat cuaca panas dan kering. Eko juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran, termasuk pembakaran lahan secara sembarangan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran sembarangan. Jika menemukan titik api atau melihat adanya kebakaran, segera laporkan kepada aparat atau petugas terkait agar dapat ditangani secepat mungkin,” ujarnya.

Menurutnya, pencegahan kebakaran lahan membutuhkan kepedulian masyarakat serta koordinasi antara aparat kewilayahan, pemerintah daerah dan petugas pemadam kebakaran. “Sinergi dan kepedulian masyarakat sangat diperlukan. Dengan kewaspadaan bersama serta pelaporan yang cepat, potensi kebakaran lahan dapat segera ditangani sehingga tidak mengancam lingkungan maupun lahan milik warga,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....