Tes Urine Berkala Dinilai Penting Tekan Narkoba Bone

  • 21 Sep 2026 21:46 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID, Bone – Tes urine secara berkala dinilai menjadi salah satu instrumen deteksi dini dalam upaya menekan penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Bone. Pemeriksaan tersebut tidak hanya berfungsi mengetahui kondisi seseorang, tetapi juga dapat memberikan efek pencegahan agar lingkungan kerja maupun masyarakat lebih waspada terhadap penyalahgunaan narkotika, Senin, 21 September 2026.

Penyuluh Narkoba Ahli Muda BNN Kabupaten Bone, Ns. Nurlela, S.Kep., M.Kes., mengatakan tes urine merupakan bagian dari upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Menurutnya, kegiatan tersebut perlu dilakukan bersama dengan edukasi dan keterlibatan berbagai pihak.

“Deteksi ini merupakan instrumen mitigasi dan penegakan dalam kegiatan P4GN untuk memastikan angka penyalahgunaan narkoba itu dapat kita tekan bersama-sama,” ujar Nurlela dalam dialog Bincang Siang RRI Bone.

Nurlela menjelaskan, pemeriksaan urine menjadi salah satu metode yang banyak digunakan karena prosesnya relatif cepat, praktis, dan dapat dilakukan sebagai pemeriksaan awal. Tes tersebut digunakan untuk mendeteksi indikasi penggunaan zat narkotika dalam periode tertentu.

Ia menyebut pelaksanaan pemeriksaan juga dapat memberikan dampak psikologis berupa kehati-hatian bagi seseorang. Ketika pemeriksaan dilakukan secara berkala, lingkungan kerja dapat membangun kesadaran bahwa penyalahgunaan narkoba bukan persoalan yang dapat dibiarkan.

Dalam salah satu pelaksanaan deteksi dini yang melibatkan ribuan pegawai, BNN Kabupaten Bone juga melakukan pemeriksaan terhadap sekitar 4.000 orang. Nurlela mengatakan hasil pemeriksaan tersebut kemudian ditindaklanjuti sesuai prosedur apabila ditemukan indikasi positif.

Menurutnya, keberhasilan tes urine tidak semata-mata diukur dari jumlah orang yang diperiksa. Pemeriksaan juga menjadi sarana evaluasi untuk melihat kondisi lingkungan sekaligus menentukan langkah lanjutan, termasuk edukasi maupun rehabilitasi bagi mereka yang membutuhkan.

“Dengan adanya deteksi dini itu selain memberikan efek jera, juga merupakan upaya mendeteksi pengguna untuk kemudian bisa kita tindak lanjuti,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....