Lacak Jejak Alumni, SMKN 1 Bone Maksimalkan Tracer Study

  • 20 Sep 2026 20:05 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID, Bone - Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) merupakan jenjang pendidikan formal yang dirancang untuk membentuk lulusan yang memiliki pendidikan praktis dan keahlian khusus. Hal itu dilakukan agar lulusannya siap memasuki dunia kerja, menjadi wirausaha, atau melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi.

Kepala SMK Negeri 1 Bone, H. Syamsuddin, S. Pd., M. Pd. menekankan bahwa lulusan vokasi memiliki tiga jalur karier utama yang dikenal dengan istilah "BMW", yaitu Bekerja, Melanjutkan pendidikan tinggi, atau Wirausaha. “Konsep ini membuktikan bahwa tolok ukur keberhasilan lulusan SMK tidak hanya terbatas pada bekerja di sektor industri formal saja”, ungkap Syamsuddin kepada rri.co.id, Sabtu, 19 September 2026.

Syamsuddin menjelaskan pihaknya punya cara tersendiri untuk menelusuri arah alumni berdasarkan konsep BMW, yaitu melalui Tracer Study. “Itu kita lakukan setelah 1 tahun mereka lulus. Kalau di SMK 1 sebagian besar alumninya masih melanjutkan studinya ke perguruan tinggi”, jelas Kepsek SMKN 1 Bone itu.

Lanjut Syamsuddin, Untuk memantau keberadaan dan karier para alumni, sekolah menjalankan penelusuran rekam jejak digital secara berkala (Tracer Study) yang dievaluasi satu tahun setelah kelulusan. “Langkah ini diintervensi langsung oleh kementerian dan dinas pendidikan provinsi guna memperoleh data resmi dari setiap sekolah”, kata Syamsuddin.

Adapun mekanisme tracer study yang dilakukan melalui pengisian data melalui link khusus agar alumni dapat melaporkan perkembangan mereka. “Apakah mereka bekerja, melanjutkan pendidikan atau berwirausaha”, ujar Syamsuddin.

Sementara itu, dikatakan Syamsuddin, berdasarkan pendataan internal (tracer study) di SMK Negeri 1 Bone, opsi berwirausaha mencatatkan persentase paling kecil. “Karena prosesnya memerlukan modal, pengalaman, dan persiapan yang tidak singkat”, lanjutnya.

Tracer study merupakan metode survei atau penelusuran jejak lulusan (alumni) yang dilakukan oleh beberapa waktu setelah kelulusan. Tujuannya untuk penyerapan lulusan, mengukur relevansi kompetensi, serta mengumpulkan masukan dari alumni di dunia usaha dan dunia industri (DUDI) untuk memperbaiki kualitas pembelajaran.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....